Carro Automall di Bekasi. Carro
Carro Automall di Bekasi. Carro

Mobil Bekas

Begini Cara Milenial Membeli Mobil Bekas

Otomotif industri otomotif mobil bekas
Ekawan Raharja • 30 Oktober 2020 09:00
Jakarta: Generasi online memiliki cara pandang yang berbeda tentang kepemilikan mobil dan cara pembeliannya. Menurut survei dari Google dan TNS, 67 persen dari generasi online mencari informasi lengkap tentang mobil yang mereka inginkan secara online sebelum memutuskan untuk membeli. Sehingga saat sampai ke dealer, mereka sering kali sudah mengetahui mobil yang ingin mereka beli.
 
Menurut Co-Founder Carro, Aditya Lesmana, penting untuk sekarang ini memahami apa yang diinginkan generasi online ketika membeli sebuah mobil. Bahkan sebisa mungkin proses pembelian membeli mobil bekas seperti semudah membeli pakaian secara online.
 
“Sangat penting untuk menyediakan informasi mobil yang lengkap bagi konsumen secara online. Tidak seperti generasi sebelumnya di mana teman dan keluarga sangat mempengaruhi keputusan pembelian mereka, saat ini internet memainkan peran yang lebih berpengaruh dalam proses pembelian mobil," ungkap Aditya Lesmana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut riset yang dilakukan Alvara Strategic Research, pada tahun 2020 populasi generasi milenial kelas menengah urban mencapai 35 juta jiwa atau 13 persen dari populasi, dan generasi ini akan memegang peran penting di berbagai aspek selama 10 hingga 20 tahun mendatang. Sementara menurut Jakpat, generasi ini diberi label Buy Now, Pay Later Generation. Hal ini disebabkan karena kebiasaan mereka untuk mengutamakan pembayaran melalui cicilan dengan suku bunga terendah ketika hendak membeli sesuatu termasuk pada saat membeli mobil.
 
Melihat tren seperti ini, Carro kemudian melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan untuk menawarkan opsi pembiayaan yang fleksibel dimana konsumen dapat membayar secara online melalui lebih dari 50 opsi pembiayaan. Perusahaan yang bergerak di bisnis jual beli mobil bekas ini juga bekerja sama dengan Tokopedia untuk menawarkan opsi pembayaran uang muka melalui Tokopedia dan memberikan tambahan kredit yang dapat mereka gunakan.
 
Selain, perusahaan multinasional ini juga memahami tren generasi sekarang ini tidak menyukai proses yang rumit dan menginginkan ketenangan ketika membeli mobil. Mereka bahkan rela membayar lebih untuk mendapatkan mobil bekas siap pakai yang berkualitas tinggi daripada mobil bekas murah yang membutuhkan rekondisi ekstra.
 
Sehingga mereka pun menerapkan standar safety, savings, standardization, super quality, dan style. Untuk memenuhi persyaratan ketat Carro, semua mobil yang dijual harus melewati 150 titik inspeksi secara menyeluruh. Semua mobil juga di jamin bebas banjir, bebas kecelakaan, bukan mobil curian, tidak ada kerusakan akibat air atau api, odometer asli, dan dilengkapi dengan riwayat servis serta dokumen dan surat-surat lengkap.
 
"Kami menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari apa yang sebenarnya diinginkan konsumen dan kami membangun brand dan platform kami sejalan dengan hal tersebut. Ada begitu banyak mobil bekas bagus di luar sana, dan kami di sini siap untuk mencocokkan pembeli dengan mobil impian mereka dengan cara baru yang efisien dan lebih menyenangkan,"tambah Aditya Lesmana.
 
(ERA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif