Toyota Avanza, Raja LMPV yang Terkepung
Toyota Avanza di awal 2018 sudah mendapatkan serangan dari berbagai kompetitornya. Toyota
Jakarta: Tahta Toyota Avanza sebagai Raja LMPV tampaknya mulai goyah di awal 2018. Mobil yang sudah mengaspal sejak 2003 tersebut terus mendapatkan serangan dari kompetitornya.

Jika melihat data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), penjualan Avanza di Januari berada di 7.543 unit. Sedangkan Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan wholesale untuk Februari 2018 berada di kisaran 6.700 unit.

Menurut pria energik tersebut, kondisi ini terbilang normal karena permintaan dan suplai. Hal ini juga tidak terlepas dari Toyota Rush yang permintaanya sedang tinggi saat ini.

"Pasar tidak turun, dengan hadirnya pilihan-pilihan baru untuk calon pembeli kendaraan, membuat pasar otomotif lebih bergairah," jelas Soerjo kepada Medcom.id Selasa (13/3/2018) melalui pesan singkatnya.


Tentu saja kehadiran pemain baru seperti Wuling Confero dan Mitsubishi Xpander juga turut andil memberikan pilihan baru di segmen LMPV. Confero di Januari 2018 sudah menyumbang 555 unit, Sedangkan Xpander lebih agresif lagi dengan 7.079 unit di Januari 2018 dan 7.400 unit di Februari 2018.

Itu baru dari dua pemain baru, dan belum lagi serangan para pemain lama. Sebut saja ada Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, hingga Daihatsu Xenia yang juga turut menyumbang penjualan di dua bulan pertama 2018.

Toyota hingga saat ini juga belum mempersiapkan strategi khusus untuk 'sang raja' LMPV. Soerjo mengklaim masih akan melanjutkan strategi yang sudah ada.

"Tidak ada strategi khusus, hanya melanjutkan dan memberikan layanan terbaik untuk pelanggan supaya lebih dekat dan mudah melalui jaringan Toyota yang sudah memiliki 300 outlet," tutup Soerjo.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id