Dennis Bergkamp (foto: arsenal)
Dennis Bergkamp (foto: arsenal)

4 Fakta Unik Dennis Bergkamp, Legenda Arsenal yang Takut Naik Pesawat

Olahraga kecelakaan pesawat fobia
Adri Prima • 12 Januari 2021 15:57
Jakarta: Dennis Bergkamp merupakan salah satu legenda Arsenal dan pemain paling elegan yang pernah ada di era 90-an hingga awal 2000-an. Bergkamp menjadi salah satu pemain kunci kesuksesan Arsenal bersama Thierry Henry, Robert Pires, dan Patrick Vierra di masa kepemimpinan Arsene Wenger. 
 
Salah satu cerita yang paling menonjol soal Bergkamp adalah ketakutannya naik pesawat terbang. Dalam buku biografi berjudul Stillness and Speed, dijelaskan kenapa Bergkamp ogah dan takut naik pesawat terbang. 
 
Bergkamp menderita fobia terbang ketika ia masih bermain untuk klub Ajax Amsterdam pada 1986. Saat itu, Bergkamp masih memberanikan diri naik pesawat meski sudah merasakan takut yang tak tertahankan. Saat ia membela Inter Milan, Bergkamp semakin merasa takut hingga kakinya bergetar setiap naik pesawat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setiap naik pesawat, yang ada di benak Bergkamp adalah kecelakaan atau pesawat jatuh, dan hal-hal buruk yang mungkin saja terjadi. Karena itu, menurutnya jauh lebih aman jika bepergian dengan transportasi darat meski harus berhari-hari. 

Terakhir kali naik pesawat

Momen terakhir kali Bergkamp naik pesawat terjadi di tahun 1994, saat dirinya ikut memperkuat timnas Belanda di Piala Dunia AS. Di dalam pesawat, seorang wartawan bercanda kalau ada bom di pesawat. Sontak, seluruh penumpang panik termasuk Bergkamp yang ketakutan setengah mati. 
 
Akibat candaan tersebut, sang wartawan didenda dan dihukum penjara, sementara Bergkamp bersumpah pada dirinya kalau tidak akan pernah lagi naik pesawat terbang demi alasan apa pun. 

Dikontrak Arsenal dengan Klausul tidak naik pesawat

Kendala naik pesawat membuat Bergkamp sedikit merepotkan untuk tim-tim yang ia bela. Namun beruntung, Arsenal dengan senang hati mendatangkan Bergkamp dengan klausul kontrak yang berisi kalau sang pemain tidak mau naik pesawat dan hanya memilih transportasi darat. 
 
Akan tetapi, hal ini justru merugikan Arsenal. Pasalnya saat menjalani laga Liga Champions atau UEFA Cup (Europa League) yang berjarak cukup jauh dari London, Bergkamp yang menggunakan transportasi darat selalu terlambat datang dan kerap kelelahan saat bertanding. 
 
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger sedikit menyesali fobia Bergkamp. Menurutnya, pemain kelahiran 10 Mei 1969 itu bisa lebih banyak mencetak gol dan meraih banyak titel juara jika ia tidak memiliki fobia naik pesawat. 

Julukan Non-Flying Dutchman

Sampai saat ini, Bergkamp masih takut naik pesawat. Terbukti, saat klub Ajax datang ke Indonesia pada 2014 kemarin. Bergkamp yang menjabat sebagai asisten pelatih, tidak ikut datang dan membuat sebagian fans Ajax dan Arsenal kecewa.
 
Awalnya, Bergkamp sempat diberi julukan Flying Dutchman, tapi fans Arsenal malah menjulukinya Non-Flying Duchtman karena ketakutannya naik pesawat terbang. 

Patung Bergkamp di depan markas Arsenal

Bergkamp mencetak 120 gol dan melakoni 411 laga selama membela Arsenal. Sejak debut pada 19 Agustus dan pensiun pada akhir musim 2005-2006, Bergkamp berhasil mengoleksi 10 gelar domestik untuk Arsenal serta sembilan penghargaan individu.
 
The Gunners tak begitu saja melupakan jasa-jasa Bergkamp. Sebagai bentuk rasa terima kasih sekaligus untuk mengenang jasa sang legenda, Arsenal memutuskan untuk membuat patung Bergkamp di depan Stadion Emirates, di Kota London, Inggris. Patung itu secara resmi berdiri di markas Arsenal sejak Februari 2014 lalu.
 
(ACF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif