REUTERS/Arnd Wiegmann
REUTERS/Arnd Wiegmann

Rayakan Kemenangan dengan Buka Baju, Pelari Ini Didiskualifikasi

15 Agustus 2014 09:53
medcom.id, Zurich: Jika dalam sepak bola tiap pemain yang merayakan gol dengan membuka baju hanya dikenakan kartu kuning, hukuman yang lebih berat berlaku di olahraga lari.
 
Seperti yang dilansir The Telegraph, seorang pelari asal Prancis Mahiedine Mekhissi-Benabbad didiskualifikasi dari Kejuaraan Atletik Eropa 2014 karena dianggap melakukan hal yang dilarang dalam turnamen.
 
Benabbad yang bertanding di nomor 3 ribu meter halang rintang itu unggul jauh dari para lawannya jelang garis finish. Tidak ingin menyelesaikan lomba dengan cara biasa, pelari 29 tahun tersebut kemudian membuka bajunya beberapa meter dari garis akhir layakanya seorang pemain sepak bola yang merayakan gol.

Bahkan Benabbad sudah melakukan aksinya tersebut sejak sebelum halang rintang terakhir, dia pun masuk garis finis sambil menggigit bajunya.
 
Alih-alih mendapat pujian, para penonton yang memenuhi Stadion Letzigrund di Zurich, Swiss justru mengejek aksi Benabbad itu.
 
Sikap yang dinilai arogan tersebut akhirnya membuat panitia menjatuhkan sanksi diskualifikasi pada peraih mendali perak Olimpiade London 2012 itu. Medali emas pun akhirnya jatuh pada rekan senegara Benabbad, Yoann Kowal yang finish di posisi kedua.
 
"Saya ingin merayakan kemenangan saya seperti pemain sepak bola, tidak ada sikap arogansi terhadap lawan saya atau penonton. Saya memiliki memiliki rasa hormat yang besar untuk para  saingan saya. Tapi saya akan menghormati keputusan wasit," kata Benabbad.
 
Sebelum Benabbad, pelari tercepat di dunia saat ini Usain Bolt sempat ditegur oleh Komite Olimpiade Internasional karena menutup mata di 20 meter jelang garis finis lomba 100 meter putra di Olimpiade Beijing 2008. (Garry Subekhi)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BAS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan