Serena pantas kecewa dengan hasil ini. Pasalnya, kekalahan dari Vinci membuat upaya petenis berusia 33 tahun itu menyamai rekor Steffi Graf dengan koleksi 22 titel Grand Slam jadi tertunda. Mirisnya lagi, Serena yang sudah meraih tiga gelar Grand Slam sepanjang 2015 gagal menjadi petenis keenam yang meraih semua gelar bergengsi dalam satu musim.
Terasa makin pahit bagi Serena karena semua kegagalan itu didapatnya dari Vinci. Lawan yang notabene tak pernah menang satu set pun atas Serena dari empat kali pertemuan.
Sejumlah kesalahan yang dibuat sepanjang laga menjadi salah satu penyebab Serena gagal membekuk Vinci. Serena
mencatat 8 unforced error pada set pertama dan 9 unforced error pada set kedua. Jumlah kesalahan Serena meningkat pada set ketiga. Ketika itu, ia menghasilkan 13 13 unforced error.
Rentetan kesalahan yang dibuat Serena akhirnya mengantarkan Vinci ke babak final. Di pertandingan puncak, Vinci akan melawan rekan senegaranya, Flavia Pennetta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News