Pertarungan tersebut akan menjadi yang pertama bagi Daud setelah memutuskan turun ke kelas bulu super 59 kilogram. Sebelumnya, petinju asal Sasana Kayong Sumatera Barat itu berada di kelas ringan 61,2 kilogram.
"Daud akan kembali naik ring pada Februari 2018. Pertarungan itu akan menjadi perebutan World Titel," ujar Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim kepada Metrotvnews.com beberapa waktu lalu.
Namun, pria yang karib disapa Simon itu masih belum mau membeberkan siapa lawan yang akan dihadapi Daud. Ia mengakui masih melakukan penjajakan kontrak dengan calon lawan Daud sehingga belum bisa mempublikasikan sosoknya.
"Kita belum bisa sebut karena masih penjajakan soal perjanjian kontrak," sambungnya.
Sebelum memutuskan turun kelas, Daud yang sering dijuluki "Chino" sempat mendapatkan berbagai gelar di kelas ringan. Ia berhasil meraih gelar juara IBO pada 2012 serta juara WBO Asia Pasifik dan WBO Afrika.
Rekor tanding petinju berusia 30 tahun itu sejauh ini pun cukup apik. Dari 40 kali bertanding, Daud mampu meraih 37 kemenangan (25 menang KO) dan baru tiga kali kalah.
Video: 22 Atlet Muda Perkuat Indonesia di Kejuaraan Renang Asean
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News