Ada berbagai macam cabang olahraga di Olimpiade. Dari bergabai cabang tersebut, banyak bermunculan atlet yang berhasil menunjukkan kemampuan atau prestasi mereka dengan apik. Mereka berhasil mengumpulkan lebih dari satu medali emas di ajang Olimpiade.
Sejarawan percaya bahwa Olimpiade digelar untuk pertama kalinya pada 776 SM, di mana perwakilan yang berpartisipasi berasal dari kota-kota Yunani Kuno. Versi modern menyatukan orang dari lebih dari 200 negara dalam sekali Olimpiade.
Sekarang, mari kita baca tentang 10 atlet paling berprestasi dalam sejarah Olimpiade:
1. Michael Phelps
Perenang Amerika Serikat (AS), Michael Phelps bisa dibilang yang paling berprestasi di ajang Olimpiade. Ia dijuluki "Fish Flying" karena kemampuannya yang luar biasa untuk melaju cepat melalui air.
Perenang legendaris, Mark Spitz pernah menyatakan tentang ia, "Hal ini menunjukkan bahwa ia mungkin atlet terbesar sepanjang masa."
Phelps adalah atlet dengan raihan medali terbanyak di Olimpiade yakn dengn raihan 22 medali. Ia memenangi 6 medali emas dan 2 medali perunggu serta dua rekor dunia pada Olimpiade 2004 di Athena. Ia kemudian sukses meraih 8 medali emas pada Olimpiade 2008 di Beijing. Ia kembali memenangi 4 medali emas dan 2 medali perak pada Olimpiade 2012 di London.

2. Larisa Latynina
Larisa Latynina tampil berprestasi di Olimpiade pada gelara 1956-1964. Ia mewakili Uni Soviet atau sekarang dikenal sebagai Rusia. Latynina secara luas dianggap sebagai pesenam terbaik dunia yang pernah ada.
Kontribusinya dalam pengembangan senam berhasil membuat Rusia sebagai kekuatan dominan di Olimpiade. Ia memenangi total 18 medali dalam karier Olimpiadenya yang meliputi dirinya masih tak terkalahkan rekor Olimpiade dari 14 medali di event individu. Ia memenangkan 4 medali emas, 1 medali perak medali dan 1 medali perunggu pada Olimpiade 1956 Melbourne.
Larisa berhasil meraih 3 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu pada Olimpiade 1960 Roma. Ia kembali berhasil menggapi 2 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu pada Olimpiade 1964 Tokyo.

3. Nikolai Andrianov
Uni Soviet memang jagoan dalam cabang senam dan Nikolai Andrianov secara luas dianggap sebagai pesenam pria terbaik sepanjang masa. Andrianov berhasil meraih 15 medali sepanjang karier Olimpiadenya. Sampai saat ini, ia juga masih memegang rekor pria untuk sebagian medali Olimpiade individu dalam Senam Artistik.
Ia memenangi medali emas, perak, dan perunggu pada Olimpiade 1972 Muenchen. Pada puncak penampilannya, ia memenangi 4 medali emas, 2 medali perak, dan satu medali perunggu pada Olimpiade 1976 Montreal. Ia kembali mampu meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan satu medali perunggu pada Moskow 1980 Olimpiade.

4. Carl Lewis
Mantan atlet atletik AS, Carl Lewis adalah pemegang rekor dunia lompat jauh dan rekornya masih tetap tak terkalahkan sejak 1984. Ia juga mencapai waktu di bawah 10 detik dalam nomor lari 100 meter, dan mencapai waktu di bawah 20 detik dalam nomor 200 acara meter selama kariernya.
Ia berhasil memenangi 4 medali emas pada Olimpiade 1984 Los Angeles, 2 medali emas dan medali perak pada Olimpiade 1988 Seoul, dan memenangi 2 medali emas pada Olimpiade 1992 Barcelona. Kemudian Lewis memenangi lagi medali emas pada Olimpiade 1996 Atlanta setelah ia pensiun. Selain warisan Olimpiade, ia juga memenangi 8 medali emas, satu medali perak dan medali perunggu di Kejuaraan Dunia.

5. Mark Spitz
Selain dalam bidang atletik, AS memang gudangnya perenang hebat. Mark Spitz adalah contohnya. Ia adalah atlet renang paling hebat sebelum Michael Phelps memcehakan seua rekornya.
Ia memenangi 2 medali emas, satu medali perak dan medali perunggu pada Olimpiade 1968 Mexico City. Spitz memenangi lagi tujuh medali emas di Olimpiade 1972 Muenchen, yang merupakan salah satu penampilan terbaiknya dalam sejarah Olimpiade. Ia total mengumpulkan 11 medali di ajang Olimpiade. Ia kemudian dipilih masuk Hall of Fame di dunia renang pada 1977.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda