GRB langsung tampil menggebrak semenjak tip off dilakukan. Diftha Pratama, M. Rizal Falconi, Wendha Wijaya, Sigit Harun Nurman dan kapten tim Galank Gunawan langsung membawa GRB unggul telak, 23-4 ketika menutup kuarter pertama.
Di kuarter kedua, GRB tidak menurunkan intensitas serangan. Galank Gunawan dan rekan-rekan semakin padu bermain sehingga babak ini bisa ditutup dengan skor, 42-17. Permainan passing cepat dan akurasi tembakan para pemain GRB sungguh membuat PCF mati kutu.
Salah satu hal yang membuat laga ini berat sebelah adalah absennya pengatur serangan utama PCF, Reiner Hadrian Hutasoit. Ia harus diistirahatkan karena mengalama cedera pergelangan kaki sebelum seri III ini berlangsung.
GRB akhirnya menutup laga dengan skor akhir, 79-40. Catatan statistik menyebutkan, GRB mampu membuat 19 kali second change point dan berhasil melakukan 24 kali fastbreak.
“Game ini bagus untuk persiapan kita melawan JNE Bandung Utama. Setiap game kami jadikan sarana belajar bagi semua pemain baik itu inti ataupun para pelapis. GRB butuh sumbangsih pemain muda (pelapis) karena kompetisi ini masih sangat panjang,” ujar Daniel Wenas, pemain GRB yang menyumbang tujuh poin dalam laga ini. (RO)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News