Pelita Jaya berhasil meredam perlawanan sengit CLS dengan skor 77-70 pada game pertama, Kamis 26 Mei malam tadi. Pelatih Pelita Jaya yang akrab disapa Benji ini masih mengantisipasi perlawanan CLS dan menilai apa pun bisa terjadi pada game kedua, Sabtu 28 Mei nanti.
“Dengan kemenangan ini kami diuntungkan, tapi bukan berarti kami sudah menang. Saya apresiasi para pemain yang telah menjalankan strategi hari ini,” ungkap Benji usai laga.
"Setiap pelatih pasti ingin menang. Jika pelatih lawan (CLS) masih optimis, saya pun demikian. Namun, apa pun bisa saja terjadi (game kedua)," sambung pelatih asal Filipina tersebut.
Menurutnya, jika Pelita Jaya ingin memenangi IBL musim ini, anak asuhnya harus meredam poin CLS
yang banyak dicetak oleh para pemain andalannya macam Jamarr Andre Johnson, Mario Wuysang, dan Sandy Febriansyakh. Kemenangan ini pun membuat Pelita Jaya mampu menipiskan rekor pertemuan menjadi 1-3 atas CLS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News