Kota Athena di Yunani menjadi tuan rumah Olimpaide kala itu. Meski penyelenggaraan diselingi banyak gangguan, animo penonton tetap besar. Buktinya Stadion Panathinaiko di Athena yang menjadi tempat penyelenggaraan penuh sesak sejak Olimpiade digelar pada 6-15 April 1896.
Ajang lari maraton paling digemari pada saat itu. Keberadaan Spyridon Louis menjadi penyebabnya. Sebagai atlet lari maraton, Spyridon kerap menjadi yang terbaik di berbagai ajang. Hal itu membuat para penggemarnya asal Yunani mau berbondong-bondong ke Stadion Panathinaiko untuk menyaksikan Spyridon beraksi.
Komite Olimpiade Dunia (IOC) menggelar pertemuan di sela-sela Olimpiade Athena. Ketika itu, mereka sepakat untuk menggelar ajang multiolahraga itu secara berkala. Melalui kesepakatan bersama pula, Olimpiade digelar tiap empat tahun sekali dan Kota Paris, Prancis dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade 1900.
Uniknya, Yunani sebagai tempat Olimpiade edisi perdana digelar harus menunggu hingga waktu yang sangat lama untuk kembali menjadi tuan rumah. Kesempatan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada 2004. Tepat setelah setelah 108 tahun momen bersejarah di Athena terjadi. (The Independent)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News