Tak ayal, Pacers mampu menumbangkan Lakers dengan skor 110-91. Tampil sebagai aktor penting ialah Guard Pacers, Rodney Stuckey.
Kuarter pertama dimulai, Kobe Bryant langsung unjuk gigi dengan melakukan turnaround jump-shoot. Namun, aksi Bryant dibalas dengan aksi free-throw Stuckey. Lalu, disusul oleh aksi tembakan dua angka forward David West dan Guard C. J Watson. Pacers jauh meninggalkan Lakers karena guard C.J Miles berhasil menambah enam poin dengan dua kali tembakan tiga angka. Pacers menutup kuarter pertama dengan skor 34-15.
Lakers yang berusaha mengejar poin di kuarter kedua, tidak mampu menambah poin yang signifikan. Justru, Pacers yang terus menjauh. Lagi-lagi, melalui aksi Miles dengan tiga angkanya dan jump-shoot C.J Watson. Kuarter kedua, Pacers memimpin 60-27.
Di kuarter ketiga, Pacers terus mendulang poin melalui aksi Forward Lavoy Allen, Donald Sloan, dan Guard C.J Milles. Sementara Lakers berusaha mengejar poin melalui aksi lay-up shoot Bryant. Sayang, perjuangan Bryant belum mempengaruhi jarak poin. Pacers tetap memimpin 89-58.
Memasuki kuarter pamungkas, Guard Lakers Nick Young, Carlos Boozer, dan Wayne Ellington silih ganti mendulang poin. Tapi, usaha itu tidak berbuah manis. Pasalnya, tembakan tiga angka dari Guard Donald Sloan menjauhkan poin. Poin 110- 91 menjadi kedudukan akhir pertandingan. (NBA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News