Bertanding di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu 27 April, terdapat tiga pemain Stadium yang sama-sama menjadi top skorer dengan mencetak sembilan poin. Mereka adalah, Abraham Damar Grahita, I Gusti Ngurah Teguh dan Raymond Shariputra).
Sementara itu, dari kubu Garuda terdapat Muhammad Dhiya Ulhaq yang sukses menjadi pemain paling subur dengan torehan 20 poin. Prestasi Dhiya juga sempat diikuti Daniel Wenas sambil mencetak 17 poin.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak tip off kuarter pertama berbunyi. field goals attempt dari kedua tim sempat berimbang sempat berimbang namun akurasi tembakan para pemain Stadium terhitung lebih tinggi. Stadium mengamankan kuarter pertama dengan keunggulan, 15-7.
Memasuki kuarter kedua, Garuda semakin kewalahan menahan gempuran Stadium. Permainan impresif para penggawa Stadium di paint area lawan terbukti membuat jalannya laga berat sebelah. Tak heran jika kuarter dua ditutup dengan skor 31-21 untuk keunggulan Stadium.
Penampilan Garuda baru sedikit membaik setelah jeda half time. Serangan-serangan balik yang mereka tampilkan sempat langsung membuahkan delapan poin secara berturut-turut pada menit-menit awal kuarter tiga. Ketertinggalan Garuda mulai terpangkas menjadi 46-42 ketika kuarter tiga berakhir.
Intensitas laga semakin tinggi ketika memainkan kuarter pamungkas. Garuda yang masih terus menempel ketat perolehan masih belum mampu menyalip skor karena Stadiun juga belum berhenti mencetak poin. Pertandingan pun berakhir untuk kemenangan Stadium dengan skor, 60-52.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News