Serena mungkin terheran-heran menerima kekalahan tersebut. Jika menilik statistik, petenis unggulan pertama itu tampil dominan pada laga itu. Tercatat, Serena mampu menghasilkan 13 aces sepanjang laga. Sementara itu, Kuznetsova hanya melepaskan 8 aces.
Akan tetapi, penampilan dominan itu tampak sia-sia lantaran Serena melakukan banyak kesalahan. Ia terhitung melakukan sembilan kali double fault.
Sejumlah kesalahan yang dilakukan Serena itu mampu dimanfaatkan Kuznetsova dengan baik. Ia juga mampu tampil tenang dan hanya melakukan satu double fault.
Kegagalan pada babak 16-besar ini menjadi kemunduran prestasi bagi Serena. Mengingat, petenis 34 tahun tersebut mampu meraih gelar Miami Terbuka 2015.
Sedangkan bagi Kuznetsova, hasil ini merupakan kebanggaan. Sebab, ia berhasil melaju ke babak perempat final sekaligus membalas kekalahan dari Serena pada babak 16-besar Miami Terbuka tahun lalu. Ketika itu, ia kalah dari Serena lewat dua set langsung 2-6, 3-6.
Nasib berbeda didapat petenis Belarusia Victoria Azarenka. Ia sukses melangkah ke babak perempat final setelah bersusah payah mengalahkan petenis unggulan keempat, Garbine Muguruza lewat straight set 7-6(6), 7-6(4) dalam waktu 2 jam 11 menit.
Selanjutnya, Azarenka akan menghadapi petenis Britania Raya Johana Konta. Ia berhasil lolos usai mengalahkan Monica Niculescu dua set 6-2, 6-2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News