Para atlet disabilitas NPC Jambi saat berorasi di gedung DPRD Jambi menuntut peningkatan anggaran pembinaan. (ANTARA/Nanang Mairiadi)
Para atlet disabilitas NPC Jambi saat berorasi di gedung DPRD Jambi menuntut peningkatan anggaran pembinaan. (ANTARA/Nanang Mairiadi)

Atlet Disabilitas Jambi Tuntut Kesetaraan Anggaran Pembinaan

Antara • 19 Agustus 2022 17:41
Jambi: Belasan atlet disabilitas mendatangi gedung DPRD Provinsi Jambi pada Jumat 19 Agustus. Mereka meminta keadilan terhadap eksekutif dan legislatif wilayahnya atas anggaran pembinaan yang jumlah sangat jauh berbeda dengan atlet normal.
 
Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Jambi, Usman, dalam orasinya mengatakan bahwa pihaknya menuntut pemerintah Provinsi Jambi yang pernah berkomitmen memberikan kesetaraan untuk atlet disabilitas dengan nondisabilitas.
 
Menurut dia, kesetaraan itu tidak pernah ada sampai saat ini. Kemudian, pihak DPRD dengan Pemerintah Provinsi Jambi malah sedang melakukan sidang pengesahan Kebijakan Umum dan Anggaran (KUH) Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang sekarang lagi di sidang paripurna itu kita mendapat alokasi hanya Rp450 juta, terus terang dana segitu tidak memungkinkan bagi kami untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan menuju Pekan Paralympic Nasional di Sumatera Utara," kata Usman.
 
"Apakah itu masuk akal, sementara Pak Gubernur menargetkan kami di pekan nasional Sumatera Utara-Aceh itu untuk masuk 10 besar, anehnya itu," kata Usman.
 
Dengan alokasi dana yang diberikan, Usman menegaskan para atlet disabilitas merasa didiskriminasi oleh pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Jambi. Sebab menurut dia, jumlah anggaran untuk atlet nondisabilitas mencapai Rp7,5 miliar, sedangkan atlet disabilitas hanya mendapat enam persen dari jumlah itu.
 
"Kami menyimpulkan bahwa memang difabel ini didiskriminasi oleh pemerintah dan DPRD Provinsi Jambi. Kita tidak menuntut sama anggarannya, hanya kami menuntut sama proporsionalnya. Kita minta anggaran itu Rp2 miliar," jelas Usman.
 
Untuk diketahui, atlet NPC Jambi berhasil merebut 9 medali emas, 12 perak, 13 perunggu dan finis di peringkat 12 besar Peparnas Papua. Torehan tersebut sudah lebih baik ketimbang pencapaian atlet nondisabilitas Jambi itu sendiri.
 
"Dua minggu yang lalu, atlet disabilitas NPC Jambi juga berprestasi di event internasional ASEAN Para Games dengan meraih satu medali emas dan dua perak," ujar Usman.
 
Sementara itu Gubernur Jambi Al Haris menanggapi tuntutan para atlet disabilitas itu mengatakan pihaknya akan menampung aspirasi para atlet disabilitas dengan menambahkan anggaran untuk mereka.
 
"Saya sudah berjanji kepada para atlet disabilitas untuk meningkatkan anggaran pembinaan mereka dengan dianggarkan pada Dispora untuk kegiatan pembinaan senilai Rp450 juta lagi," kata Al Haris. (ANT)

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif