Atlet angkat berat Rusia, Alexander Sedykh (ist)
Atlet angkat berat Rusia, Alexander Sedykh (ist)

Atlet Angkat Berat Rusia Cedera Lutut Saat Angkat Beban 400 Kg

Olahraga angkat besi
Gregorius Gelino • 14 Agustus 2020 20:28
Moskow: Seorang atlet angkat beban Rusia, Alexander Sedykh, harus menderita cedera lutut parah. Ia menderita cedera setelah gagal mengangkat beban seberat 880 pound atau sekitar 408kg pada Kejuaraan Dunia Angkat Beban 2020 di Moskow.
 
Sedykh mengaku merasakan kesakitan luar biasa setelah mengalami cedera tersebut. Tapi, ia bersyukur karena operasi berjalan sukses dan dokter berhasil menyambungkan syaraf di lututnya yang sempat bermasalah.
 
"Dokter mengatakan mereka berhasil menyatukan kembali lutut saya dan ada otot yang disambungkan dengan dua kali dijahit. Istri saya juga mengatakan meniskus saya robek dan tendon saya rusak, tapi mereka sudah menjahitnya kembali," kata Sedykh kepada media Rusia, RIA Novosti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semuanya terasa sakit, tapi kami bisa bertahan. Saya harus berbaring selama dua bulan, tidak menggerakkan kaki saya. Kemudian belajar kembali cara berjalan dan memulihkan keadaan," pungkasnya.
 
Belum ada kepastian kapan Sedykh bisa pulih. Selain itu, belum jelas apakah ia bisa kembali sebagai atlet angkat beban.
 
(RIZ)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif