Suvenir-suvenir asli Jayawijaya di salah satu tempat di tempat Mumi yang disediakan masyarakat. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Suvenir-suvenir asli Jayawijaya di salah satu tempat di tempat Mumi yang disediakan masyarakat. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.

Pekan Olahraga Nasional XX

Batal Gelar PON, Jayawijaya Siap Sambut Wisatawan

Olahraga olah raga pon 2020
Roylinus Ratumakin • 10 Februari 2020 18:09
Dinas Pariwisata akan menyiapkan suvenir-suvenir seperti noken, koteka, kare-kare, gelang, untuk wisatawan yang berkunjung selama PON.
 
Jayapura:
Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papau, batal menjadi salah satu daerah penyelenggara sejumlah cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020. Namun, daerah di Lembah Baliem itu tetap mendukung pelaksanaan pesta olahraga empat tahunan tersebut.
 
Dalam menyambut PON ke XX ini, bukan hanya sebagai penyuplai sayur-mayur, Jayawijaya juga menyiapkan sejumlah tempat wisata, seperti mumi, goa-goa alami, Danau Habema serta suvenir-suvenir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan, Jayawijaya memang sebagai tempat wisata, sehingga pemerintah telah menyiapkan sejumlah tempat wisata dengan tetap menjaga kebersihan tempat-tempat wisata.
 
“Apabila ada kontingen PON dari luar Papua yang ingin berkunjung ke Wamena, Pemda siap karena ini petunjuk gubernur. Kami akan coba koordinasi dengan PB PON ke depan, terkait apakah akan dibuatkan suvenir bagi pengunjung atau tidak. Jadi kami akan persiapkan itu,” kata Banua, Senin 10 Februari 2020.
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya Alpius Wetipo menambahkan, promosi wisata Jayawijaya tidak terbatas. Keunikan lokasi wisata yang ada seperti mumi, pasir putih, Danau Habema, goa-goa alami tetap dipromosikan.
 
“Keunikan wisata di Jayawijaya seperti mumi akan memunculkan keingintahuan kontingen dari luar Papua yang ingin datang ke Wamena, untuk melihat dan mengunjungi. Karena PON ini juga event besar sehingga dari mancanegara pasti akan hadir,” kata Alpius.
 
Selain itu, dinas juga akan menyiapkan suvenir-suvenir seperti noken, koteka, kare-kare, gelang, untuk wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
 
“Apakah nanti akan ada suvenir dari Jayawijaya bernuansa PON, dinas belum ada petunjuk dan kesepakatan. Tetapi jika hanya untuk buah tangan dari sini tetap akan ada,” ujarnya.
 
Alpius menambahkan, hal ini tetap dilakukan untuk mendongkrak wisatawan masuk ke Wamena. Apalagi Agustus nanti, akan ada Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), ditambah Oktober 2020 saat PON ke XX dilaksanakan.
 
“Jumlah wisatawan di 2018 saat FBLB saja mencapai 900-an orang. Tahun 2019 sebanyak 1.339 wisawatawan mancanegara. Sedangkan wisatawan nusantara sekitar dua ribuan. Makanya, di tahun ini kita targetkan jumlah wisatawan bertambah dari tahun sebelumnya,” katanya
 
Video: Menpora Tinjau Fasilitas dan Kesiapan Pelatnas PBSI

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif