Menurunkan lima pemain intinya, yakni Mario Wuysang, Brian Williams, Duke Crews, Frederick Lee Jones, dan kapten tim Sandy Febiansyakh, CLS awalnya masih terlihat canggung di lima menit awal kuarter pertama. Akan tetapi, secara perlahan mereka akhirnya mampu menemukan irama ritme permainan, khususnya saat laga memasuki sisa tiga menit terakhir.
Duke Crews menjadi aktor kemenangan tim kebanggaan warga Surabaya lewat torehan 16 poin dan 10 rebounds, meski dia harus lebih cepat memasuki kamar ganti (pada kuarter akhir ketiga) menyusul rekannya Brian Williams yang lebih dulu dibekap cedera engkel pada akhir kuarter kedua.
Beruntung perjuangan tidak kenal lelah para pemain CLS sudah membuahkan hasil di dua kuarter awal, saat mereka mampu unggul meyakinkan dengan skor 59-38.
Kekhawatiran justru baru terjadi saat hilangnya Duke Crews hingga memaksa Koko harus memaksimalkan para pemain lokalnya. Untungnya tantangan tersebut dijawab baik oleh Kaleb Ramot Gemilang, Arif Hidayat, Rachmad Febri Utomo serta dua "menara" mereka Saroni dan Firman Dwi Nugroho. Bersama Frederick Lee Jones, mereka bahu membahu mempertahankan keunggulan CLS Knights pada dua kuarter berikutnya dan sekaligus merebut kemenangan perdana di kancah ABL musim ini.
"Hilangnya dua pemain asing kami sempat membuat saya pusing. Mau tidak mau saya harus mengubah strategi tim dengan memaksimalkan para pemain lokal. Untungnya semuanya memberikan kontribusi yang baik untuk kemenangan CLS Knights. Tapi kunci kemenangan hari ini adalah mereka memeragakan permainan defense yang bagus," ujar pelatih CLS, Koko Heru Setyo seperti rilis yang diterima medcom.id.
Menambahkan komentar sang pelatih, Small Forward CLS Knights, Kaleb Ramot Gemilang mengaku senang dengan hasil ini. Walau demikian tugas berat selanjutnya menanti yakni melawan Singapura Slingers pada pertemuan 26 November mendatang.
"Puji Tuhan kami bisa menang di rumah kita. Jujur, saya merasa tegang di awal. Untungnya para pemain semuanya bangkit dan menjalankan strategi pelatih dengan sebaik mungkin. Yang terpenting para pemain bermain dengan lepas meski pada kuarter ketiga akhir kita sudah kehilangan Duke Crews dan Brian Williams,” ujar Kaleb yang mendapat gelar Man Of The Match pada pertandingan tersebut.
Catatan menarik usai laga, semua pemain CLS Knights Indonesia berhasil meraih angka. Mereka pun unggul dalam urusan rebound (total 52), 26 assist, dan hanya melakukan 10 turnovers. Sementara Formosa Dreamers menorehkan 40 rebound, 10 assist, dan melakukan 14 kali kesalahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News