Suasana pascagempa bumi di Hotel Roa-Roa, Palu. (Foto: AFP/Jewel Samad)
Suasana pascagempa bumi di Hotel Roa-Roa, Palu. (Foto: AFP/Jewel Samad)

Lagi, Atlet Paralayang Ditemukan Meninggal Dunia di Palu

Olahraga olahraga gempa bumi
Alfa Mandalika • 02 Oktober 2018 14:53
Jakarta: Jenazah atlet Paralayang Indonesia kembali ditemukan dari reruntuhan gedung Hotel Roa-Roa, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 2 Oktober 2018. Sebelumnya, ada dua atlet paralayang asal Sulawesi Utara yang ditemukan meninggal dunia yakni Glenn Mononutu dan Petra Mandagi.

"Ini jenazah ketiga yang ditemukan teridentifikasi atas nama Ardi Kurniawan," kata Ketua Paralayang Indonesia, Wahyu Yudha, seperti dikutip Antara, Selasa 2 Oktober 2018.      

Penemuan jenazah ketiga atlet paralayang Indonesia yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu-Sigi-Donggala, Sulawesi Tengah pada pukul 10.00 WITA. Menurut Wahyu, masih ada empat jenazah atlet paralayang lainnya yang masih belum ditemukan. Upaya pencarian oleh Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) masih terus dilakukan.      
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Sudah tiga yang ditemukan, masih ada empat lagi yang dalam pencarian," kata Wahyu.    

Baca: Atlet Paralayang Asian Games Selamat dari Gempa Palu


Ardi Kurniawan merupakan atlet paralayang asal Batu, Malang, tercatat sebagai atlet pendukung yang masuk Pelatnas Asian Games 2018 bersama Reza Kambe. Wahyu mengatakan, saat ditemukan jenazah Ardi Kurniawan mengenakan celana pendek hijau bertuliskan Jawa Timur.
     
Setelah dikoordinasi dengan pihak keluarga, dan Viki Mahardika atlet paralayang yang berhasil selamat saat kejadian gempa dan tsunami, membenarkan korban yang ditemukan di reruntuhan Hotel Roa-Roa pagi ini adalah Ardi Kurniawan.
    
Wahyu menambahkan, sesuai permintaan keluarga agar jenazah Ardi Kurniawan dapat dimakamkan di Batu, Malang.         "Saat ini sudah dikondisikan untuk kepulangan jenazah ke Malang. Sudah dikoordinasikan dengan pihak Lanud," kata Wahyu.
    
Seperti diberitakan sebelumnya  sebanyak tujuh atlet paralayang yang mengikuti kejuaraan Palu Nomoni 2018 hilang kontak pascagempa berkekuatan 7,4 SR disertai tsunami yang melanda Palu, Sigi, Donggala, Jumat 28 September.

Tujuh atlet bersama tiga pendukung lainnya ikut menjadi korban runtuhnya Hotel Roa-Roa pada saat gempa terjadi. Ketujuh atlet tersebut yakni, Reza Kambey, Ardi Kurniawan, Fahmi Malang, Glen Mononutu, Franky Kowas, Petra Mandagi, dan Dong Jin dari Korea Selatan. (Ant)

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Atlet Panahan Asian Para Games Optimistis Raih Emas


(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi