Dengan kemenangan tersebut, tim asuhan pelatih asal Thailand Chamnan Dokmai, menjadi tim putri pertama yang lolos ke Grand Final. Dari lima laga yang sudah dilakoni di Final Four, Jakarta Electric PLN sudah mengemas 12 poin, hasil dari empat kemenangan sekali kalah.
Poin Nurlaili Kusumah Diningrat dan kawan-kawan tak mungkin dilewati tiga tim lainnya, Jakarta BIN (9 poin), Jakarta Pertamina Enduro (3 poin) dan Jakarta Popsivi Polwan (3 poin). Ini menjadi momentum kebangkitan Jakarta Electric PLN, peraih enam gelar, terbanyak di antara semua tim melaju ke final. Terakhir, pada Proliga 2017, Jakarta Electric mencapai final dan juara.
Di Grand Final yang akan berlangsung pada 20 Juli 2024, Jakarta Electric PLN yang kembali menapak final untuk mencapai gelar ketujuhnya kemungkinan besar akan menghadapi Jakarta BIN, yang akan memainkan laga penentuan pada Sabtu 13 Juli melawan Jakarta Pospivo Polwan.
Jakarta BIN yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi ini hanya membutuhkan kemenangan dua set saja melawan Jakarta Pospivo Polwan, meski hasil akhirnya akan kalah dengan skor 3-2. Pasalnya, dengan tambahan satu poin, nilai Jakarta BIN tak bakal terkejar oleh Jakarta Pospivo Polwan maupun Jakarta Pertamina Enduro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News