Menurut Wamenpora Taufik, pemerintah sangat terbantu melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun komunitas. Lebih lanjut, Wamenpora Taufik mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kesabaran dan proses jangka panjang. Oleh karena itu, kolaborasi dan aksi nyata seperti yang dilakukan hari ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Baca juga: Viral, Video Atlet Voli Jepang yang Servisnya Mengenai Wajah Petugas Sisi Lapangan
Menurutnya, Milo National Championship 2026 merupakan salah satu contoh kolaborasi yang nyata dan berhasil dalam mendukung pembinaan olahraga. Selain itu, Wamenpora Taufik menegaskan bahwa daerah memiliki peran penting dalam membina dan mendukung potensi atlet di wilayah masing-masing.“Pembinaan atlet nasional sangat bergantung pada kekuatan pembinaan di daerah. Atlet yang kuat akan menjadi fondasi utama bagi prestasi olahraga nasional,” paparnya.
Ke depan, pemerintah berencana menggelar forum koordinasi secara rutin dengan para Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, baik mingguan maupun bulanan secara daring, agar pelaksanaan program pembinaan olahraga di daerah dapat berjalan selaras antara pusat dan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News