Seperti dilansir BBC, Sabalenka yang berstatus sebagai petenis putri ranking satu dunia sempat mengalahkan Rybakina pada final Australian Open 2023. Tapi kini, Rybakina mampu bangkit dari ketertinggalan pada set ketiga untuk mencegah Sabalenka menyabet trofi kelima ajang Grand Slam.
Baca juga: Alasan Tenis Jadi Olahraga Paling Worth It Buat Investasi Badan
Setelah Sabalenka menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada set kedua, Rybakina sejatinya sempat tertinggal 3-0 ketika memainkan set terakhir. Tapi, Sabalenka melakukan tiga kesalahan yang memungkinkan Rybakina untuk mematahkan servisnya dan berbalik unggul.
Selepas itu, Rybakina yang berusia 26 tahun berhasil menjaga konsistensi permainannya untuk menyelesaikan pertandingan dengan sebuah ace dan meraih trofi Grand Slam kedua setelah menjuarai Wimbledon 2022.
Hasil pertandingan ini juga menjadi kekalahan ketiga Sabalenka dalam empat final Grand Slam terakhirnya. Tahun lalu, tren negatif tersebut dialami Sabalenka ketika melakoni Australian Open dan French Open.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News