Acara pelantikan berlangsung di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, berdasarkan Keputusan Menpora RI Nomor 55 Tahun 2026. Erick menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan strategi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas kinerja kementerian.
Rotasi Pejabat Kemenpora Jadi Langkah Transformasi Kinerja
Erick juga menyampaikan komitmennya untuk mentransformasi Kemenpora agar mampu naik kelas dan mendapatkan kepercayaan publik. Ia menilai perubahan struktur dan penyegaran jabatan menjadi langkah penting dalam membangun organisasi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Hari ini, kita bisa melihat bahwa komitmen saya dalam mentransformasi kementerian ini adalah sangat serius, seperti janji saya. Saya di sini karena kalian yang mengharapkan kementerian ini bisa naik kelas," tutur Erick dalam keterangan resmi Kemenpora.
"Saya tekankan, pergeseran rotasi ini bukan sekadar rotasi tetapi transformasi serius yang memberi kesempatan kepada bapak-ibu untuk bersama-sama melakukan perubahan supaya kementerian ini dihargai dan dipandang," imbuhnya sambil menekankan bahwa perombakan ini harus diikuti dengan perbaikan budaya kerja dan peningkatan integritas di seluruh lini organisasi.
Erick Thohir Tekankan Peran Agen Perubahan
Lebih lanjut, Erick meminta para pejabat yang dilantik untuk menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak nyata. Ia juga memastikan akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat di lingkungan Kemenpora.
Menurut Erick, penilaian kinerja akan berfokus pada hasil kerja, kejujuran, serta kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapabilitas. Dengan pendekatan tersebut, ia berharap tercipta lingkungan kerja yang kompetitif sekaligus sehat.
"Saya akan terus me-review karena penilaian saya hanya tiga, yakni hasil, kejujuran dan kemauan belajar atau peningkatan kapabilitas," tegas Menpora.
Fokus pada Pelayanan Publik dan Transparansi
Erick lalu menegaskan bahwa Kemenpora harus berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan. Ia mengingatkan bahwa kementerian bukan institusi yang harus dilayani, melainkan harus memberikan pelayanan terbaik.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran. Sebab, setiap dana yang digunakan berasal dari pajak rakyat sehingga harus dikelola secara bertanggung jawab dan profesional.
"Setiap sen yang kita keluarkan itu milik orang, hasil pajak. Saya juga mengharapkan dengan rotasi ini kita melahirkan tim yang kompak yang saling mendukung satu dengan yang lainnya. Jabatan yang kita emban adalah amanah," tutup Erick.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat serta Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro bersama jajaran staf khusus dan tenaga ahli. Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen Erick Thohir dalam mendorong transformasi dan reformasi birokrasi Kemenpora agar lebih profesional serta dipercaya publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News