Tim uara dunia panjat tebing tiba di Indonesia, Rabu (11/5) (Ist)
Tim uara dunia panjat tebing tiba di Indonesia, Rabu (11/5) (Ist)

Tim Juara Dunia Panjat Tebing Tiba di Indonesia

Olahraga panjat tebing
Rendy Renuki H • 11 Mei 2022 15:41
Jakarta: Tim juara dunia panjat tebing di ajang Climbing World Cup IFSC 2022 akhirnya tiba di Indonesia, Rabu 11 Mei 2022. Mereka disambut hangat saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
 
Seperti diketahui, tim panjat tebing Indonesia berhasil menyapu bersih podium juara Climbing World Cup IFSC 2022 kategori Men's Speed. Mereka adalah Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Rahmad Adi Mulyono
 
Bahkan tak hanya tiga atlet yang berhasil naik podium secara berurutan, Indonesia juga berhasil menaruh empat atlet panjat tebing masuk lima besar hasil akhir piala dunia panjat tebing yang diikuti 25 negara tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Alhamdulillah bendera Indonesia berkibar di 3 podium, juara 1, 2, dan 3. Ini menunjukkan hasil yang luar biasa karena baru kali ini Indonesia berhasil menyapu bersih di kategori men’s speed. Ini juga menunjukkan bahwa kami konsisten mendampingi atlet panjat Indonesia demi kejayaan olah raga kita," ungkap Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid, saat menyambut kedatangan atlet.
 
Yenny juga menyampaikan Veddriq Leonardo berhasil keluar sebagai pemenang setelah mengungguli rekan senegaranya, Kiromal Katibin, pada babak final men's speed. Atas raihan tersebut, Veddriq berhak mendapatkan medali emas dalam turnamen yang diselenggarakan pada 6-8 Mei 2022 di Seoul, Korea Selatan.
 
Sementara Kiromal Katibin yang sempat memecahkan rekor dunia men's speed mengalami false start pada babak final sehingga hanya bisa mendapatkan medali perak. Adapun Rahmad Adi Mulyono unggul atas atlet Italia, Ludovico Fossali. Kala itu, Rahmad menang setelah lawan jatuh (fall) dan gagal mencapai top. 
 
Selain itu, atlet Indonesia lain juga mendapat raihan positif dalam turnamen tersebut, seperti Rahmad Adi medali perunggu untuk kategori speed pria, rangking 5 untuk Zaenal Aripin dalam kategori speed pria dan terakhir rangking 5 untuk Rajiah Salsabillah dalam kategori speed wanita. Sebelum memenuhi podium, atlet-atlet Indonesia sudah memenuhi slot 16 besar. Dari 16 slot yang ada, tujuh di antaranya merupakan atlet Indonesia.
 
Senada dengan Yenny, Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono selaku Dewan Pembina FPTI menyampaikan bahwa Tim Nasional Kali ini masih fokus di kategori speed World Record sebagai keunggulan Indonesia.
 
"Target kami bendera Indonesia bisa berkibar di podium Olimpiade Paris 2024. Menuju kesana, World Cup 2022 yang akan diseleggarakan di Jakarta dan World Cup 2023 secara konsisten menjadi prioritas batu loncatan FPTI. Sebagai Wakapolri sekaligus Dewan Pembina FPTI, saya mendukung anak-anak muda ini mengibarkan Merah Putih di laga internasional." ungkap Komjen. Pol Gatot Eddy Pramono.
 
Dalam turnamen tersebut, FPTI mengirim 13 atlet, Ketua Delegasi Rahmad Sopian dan Pelatih Hendra Basri yang sudah menangani pelatnas FPTI sejak beberapa tahun terakhir, termasuk ketika 2021 memecahkan rekor speed World Record di Salt Lake City, Utah Amerika Serikat. 
 
Sebagai informasi, ada tiga kategori utama dalam kompetisi panjat tebing yaitu speed, boulder, dan lead. Kategori speed diukur berdasarkan kecepatan, sedangkan boulder lebih ke teknik. Adapun lead, pemenangnya diukur dari capaian panjatan tertinggi ditambah dengan durasi waktu paling sedikit. 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif