Sepeda Nusantara 2018

Atlet BMX dan Hadiah Menarik Meriahkan Sepeda Nusantara di Blitar

Kautsar Halim 21 Oktober 2018 20:04 WIB
berita kemenpora
Atlet BMX dan Hadiah Menarik Meriahkan Sepeda Nusantara di Blitar
Suasana Sepeda Nusantara 2018 di Blitar. (Foto: Humas Kemenpora)
Blitar: Sepeda Nusantara 2018 di Kabupaten Blitar terasa istimewa. Pasalnya, di tengah ribuan peserta, ada atlet peraih perunggu BMX Asian Games 2018, Wiji Lestari, yang ikut ambil bagian. Gadis berusia 18 tahun itu tampak antusias berbaur mengkampanyekan gerakan Ayo Olahraga yang bertajuk Bangun Indonesia.

"Saya senang melihat antusiasme masyarakat Kabupaten Blitar ketika menyambut dan mensukseskan acara ini. Sepeda Nusantara sangat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran serta gaya hidup sehat semua masyarakat," kata Wiji.

Wiji tak segan berbaur dengan masyarakat dan ikut bersenam di depan halaman Kantor Bupati Blitar sebelum start dimulai. Selain itu, dia juga bersedia memamerkan kebolehannya sebagai pesepeda BMX.


Klik: Promosikan Pariwisata Danau Toba, 1.850 Pesepeda Ramaikan Tour de Sinabung

Dengan sepeda andalannya, Wiji melompati empat orang yang sedang telungkup di lapangan. Aksi menawannya itu langsung disambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta acara.

"Saya berharap dari kegiatan ini semakin meningkatkan kecintaan terhadap olahraga bersepeda dan memunculkan atlet menjadi pendamping saya di ajang internasional," ujar Wiji.

Wiji mencatatkan waktu 40,788 detik di Asian Games 2018. Dia hanya kalah dari wakil Thailand yang meraih perak dan pesepeda Tiongkok, Zhang Yaru, yang menyabet emas. Meski begitu, Wiji tetap mendapatkan bonus sebesar Rp250 juta baik itu dari Bupati Blitar maupun Kemenpora.

Klik: Hidup Sehat Lewat Sepeda Nusantara Etape Manakarra

Sementara itu, Kabid Olahraga Rekreasi Kemenpora, Waluyono, mengapresiasi antusiasme masyarakat setempat. Pasalnya terdapat sekitar 8.000 masyarakat yang terlibat, tak terkecuali bupati dan wakilnya, Kapolres, Dandim 0808 Blitar, anggota DPR, serta masyarakat sipil.

"Ini bagus karena artinya mereka telah mensukseskan gerakan masyarakat sehat yang digulirkan Kemenpora. Pedagang kaki lima juga banyak. Kegiatan ini juga sekaligus mengangkat perekonomian rakyat," kata Waluyono. 

Di Bumi Bung Karno, para peserta Sepeda Nusantara ditantang untuk menempuh lintasan sepanjang 20 kilometer. Garis startnya berada di Kantor Bupati yang kemudian dilanjutkan untuk melintasi Bendungan Wlingi Raya, Njegu, Sukorejo, Mbacem, Sukojayan, dan kembali lagi ke Kanigoro.

Selesai menggowes, para peserta disuguhkan sarapan nasi pecel khas Blitar. Kemudian, ada sesi pengumuman pemenang door prize yang hadiahnya berupa enam ekor kambing, sepeda dan sepeda motor. (RO)

 



(KAU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id