Petenis Spanyol Carlos Alcaraz berpose dengan trofi Qatar Open 2026. (Karim JAAFAR / AFP)
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz berpose dengan trofi Qatar Open 2026. (Karim JAAFAR / AFP)

Usai Pecahkan Rekor Career Grand Slam, Carlos Alcaraz Juara Qatar Open 2026

Kautsar Halim • 22 Februari 2026 15:20
Ringkasnya gini..
  • Carlos Alcaraz menjuarai Qatar ExxonMobil Open 2026 setelah mengalahkan Arthur Fils 6-2, 6-1 pada final ATP 500 Doha.
  • Gelar ini diraih hanya beberapa pekan setelah ia mencatat sejarah dengan menyelesaikan Career Grand Slam di Australian Open.
  • Trofi tersebut menjadi gelar ATP 500 kesembilan Alcaraz, menyamai capaian Andy Murray dalam daftar perolehan tertinggi sejak 2009.
Jakarta: Carlos Alcaraz terus menunjukkan dominasinya pada awal musim 2026. Setelah memecahkan rekor sebagai petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam, ia kembali menambah prestasi dengan menjuarai ajang ATP 500 Qatar ExxonMobil Open 2026 di Doha.
 
Seperti dilansir Antara dari situs resmi ATP Tour, Alcaraz memastikan gelar juara setelah menundukkan wakil Prancis, Arthur Fils, dengan skor 6-2, 6-1 dalam waktu 50 menit pada partai final, Minggu 22 Februari WIB.
 
Gelar di Doha tersebut diraih hanya sekitar 20 hari setelah Alcaraz mencatat sejarah dengan menyelesaikan Career Grand Slam saat menjuarai Australian Open 2026.

"Ini merupakan awal tahun yang sangat kuat. Tidak mudah untuk mencapainya. Saya harus tetap kuat secara mental bersama tim. Saya bermain tenis dengan sangat baik dan sangat senang dengan pekan ini. Trofi ini sangat berarti bagi saya," ujar Alcaraz.
 
"Saya bangga dengan semua yang telah kami lakukan, baik di dalam maupun di luar lapangan," tambah petenis Spanyol berusia 22 tahun tersebut.
 
Sejak awal pertandingan kontra Fils, Alcaraz tampil agresif dan mengontrol jalannya laga. Ia menyerang sejak awal serta tampil solid dalam bertahan. Ketika Fils mencoba meningkatkan level permainan dan terlibat reli panjang dari baseline, Alcaraz mampu menjawab dengan pengembalian bola akurat dan pukulan krusial.
 
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan kemenangan beruntunnya menjadi 12 pertandingan musim ini. Selain itu, trofi ini menjadi gelar ATP 500 kesembilan dalam kariernya, menyamai pencapaian mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray sebagai perolehan tertinggi keempat sejak kategori ATP 500 diperkenalkan pada 2009.
 

Arthur Fils Tetap Bangga Meski Kalah


Meski gagal meraih gelar, Fils tetap menunjukkan perkembangan positif. Final di Doha menjadi partai puncak tingkat tur pertamanya sejak menjuarai turnamen di Tokyo pada 2024.
 
Hasil tersebut membuatnya naik tujuh peringkat ke posisi ke-33 dunia, sekaligus menandai kebangkitannya setelah melalui masa pemulihan cedera selama delapan bulan.
 
"Sudah delapan bulan saya berjuang melawan cedera dan tidak bermain tenis. Di momen seperti ini, saya hanya mengingat perjalanan tersebut. Terima kasih untuk tim saya," ujar Fils.
 
Selanjutnya, ia dijadwalkan tampil pada turnamen ATP 500 di Dubai Tennis Championships dan berpeluang menghadapi kembali Jiri Lehecka, lawan yang dikalahkannya pada perempat final di Doha.
 

Alcaraz Makin Dominan atas Fils


Pertandingan di Doha menjadi pertemuan pertama keduanya di lapangan keras luar ruangan. Sebelumnya, Alcaraz meraih dua kemenangan atas Fils di lapangan tanah liat pada 2025.
 
Kini, Alcaraz unggul 3-0 dalam catatan head-to-head melawan Fils. Ia juga memperpanjang rekor kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan menjadi 30 pertandingan, termasuk gelar di Australian Open dan US Open.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan