"Karena masih turnamen SEA Games, jadi traktirannya yang ringan-ringan saja," ujar Shin dikutip seperti dilansir Antara dari laman PSSI.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, piza dan durian dipilih sebagai traktiran karena sesuai dengan permintaan anak-anak asuhnya. Lagi pula, Shin memang mengaku suka durian meski agak asing dengan aromanya yang menyengat.
"Saya suka durian, soalnya lezat. Baunya memang agak aneh seperti itu. Tapi setelah dimakan, ternyata enak juga," tutur mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Meski pesta durian dan piza, Shin tetap memimpin latihan di Lapangan Bai Bang, Phu Tho, Vietnam pada sehari setelah timnas U-23 menundukkan Timor Leste dengan skor 4-1. Saat itu, Garuda Muda berlatih selama 1,5 jam dengan tujuan memulihkan kondisi pascapertandingan.
"Hari ini kami latihan pemulihan kondisi setelah melawan Timor Leste untuk pemain yang full time bermain dan menit bermainnya banyak. Untuk pemain yang tidak main atau menit bermain sedikit, menjalani latihan seperti biasa. Kondisi pemain masih baik," kata Shin.
Timnas U-23 masih bertengger di peringkat empat klasemen sementara Grup A SEA Games 2021 karena baru memiliki tiga poin dari dua laga yang telah dilakoni. Mereka berjarak satu angka dengan Vietnam dan Filipina yang berada di atasnya, sedangkan Myanmar berada di puncak dengan koleksi 6 poin.
Meski demikian, Garuda Muda masih berpeluang untuk lolos ke semifinal jika mampu meraih kemenangan pada dua laga pamungkasnya di Grup A, yakni melawan Filipina pada Jumat 13 Mei dan Myanmar pada Minggu 15 Mei mendatang. (ANT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News