Kemenangan ini memberi Daud dua gelar juara kelas ringan, WBA Asia dan WBO Intercontinental. Torehan itu sekaligus membuka kesempatan untuk menantang juara dunia WBA, karena partai ini juga merupakan partai eliminasi gelar WBA.
"Pertama, saya ingin berterima kasih kepada Mahkota Promotion, khususnya Promotor Raja Sapta Oktohari, yang telah mendukung karier saya selama ini, termasuk dalam pertarungan di Rusia ini," ujar Daud, lewat rilis yang diterima Medcom.id, Senin (23/4).
"Terima kasih juga atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia. Karena berkat dukungan mereka, saya bisa menang dalam pertarungan ini," sambung petinju berjuluk Cino itu.
Daud Yordan berhasil menggondol dua gelar yakni WBA Asia dan WBO Intercontinental usai mengalahkan petinju Rusia, Pavel Malikov (Dok. Mahkota Promotion)
Sebagai pemenang partai eliminator, Daud berhak untuk menantang juara kelas ringan WBA, Jorge Linares. Tak hanya itu, Daud juga akan kembali diperhitungkan sebagai salah satu penantang juara dunia di badan tinju lain, seperti WBO, yang gelar juara dunia kelas ringannya dipegang Raymundo Beltran.
"Soal rencana setelah ini, semua saya serahkan kepada Mahkota Promotion sebagai manajemen saya. Tugas utama saya adalah mempersiapkan diri untuk pertarungan berikutnya," tegasnya.
"Tapi, saya juga punya harapan untuk kembali menjadi juara dunia karena umur saya juga tidak muda lagi," pungkas petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Timur itu.
Partai melawan Malikov merupakan partai pertama Daud bersama pelatih asal Chico Guapo Promotions, Gabrial Campillo. Hasil latihan bersama Campillo di Spanyol selama beberapa bulan memperlihatkan hasilnya dengan mengalahkan Malikov.
Usai ini, Daud dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air. Ia meninggalkan Ekaterinburg, Senin (23/4) malam, dan dijadwalkan tiba di Jakarta, Selasa (24/4) siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News