Bagi Umar, pencapaian seperti mimpi yang jadi kenyataan baginya. Pasalnya, Sirkuit Spa-Francorchamps merupakan salah satu sirkuit favoritnya.
"Alhamdulillah, mimpi yang menjadi kenyataan. Karena dulu obsesi saya untuk bisa balap di sirkuit Spa Francorchamps. Sekarang mimpi itu telah menjadi nyata, dan saya malah berhasil naik podium sebagai juara 1. Luar biasa, terima kasih ya Allah," ungkap Umar Abdullah.

Seri Spa-Francorchamps merupakan round 3 Lamborghini Super Trofeo Europe 2026. Adapun podium juara 1 diraih Umar pada race 2. Sebelumnya di race 1, ia harus puas finis P5.
Sirkuit Spa-Francorchamps dengan panjang 7 km dengan kombinasi 20 tikungan (10 ke kanan dan 10 ke kiri) menghadirkan tantangan tersendiri.
Menurut Umar yang berprofesi sebagai lawyer, tidak mudah untuk menang di Spa karena memiliki kontur trek naik turun, dan berkarakter high speed. "Sampe last lap, group terdepan masih 'bom bom car' dengan 3 kompetitor lain. Namun akhirnya saya bisa menuntaskan balapan dengan finish P1," lanjut Umar.
Mempelajari sirkuit Spa lewat simulator
Tampil perdana di Sirkuit Spa-Francorchamps dan bisa langsung juara tentu bukan perkara mudah. Namun Umar ternyata sudah cukup mengenal sirkuit Spa lewat latihan intensif dengan simulator.
"Cuma dari balap simulator di rumah, jauh hari sebelumnya, untuk hafalin tikungannya. Dan, meski pun udah 80 persen hafal tikungan, tetap saja saat di trek benerannya ternyata berbeda jauh," terang Umar.

Lebih lanjut ia bersyukur bisa cepat beradaptasi sejak sesi latihan hingga QTT 1 di posisi start P3, dan QTT 2 dapat start P2.
Hasil di round 3 ini melanjut tren positif Umar Abdullah. Sebelumnya pada round 2 di sirkuit Imola Italia, 9-10 Mei, ia juga ‘pecah telor’ podium di Eropa dengan meraih juara 2.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda