AMNC 2026 bukan sekadar turnamen regional. Ajang ini merupakan kualifikasi resmi zona Asia menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko. Artinya, tiap laga di Jakarta menjadi penentu langkah menuju panggung dunia.
"Ini pertama kali karena ini level internasional. Biasanya kalau main mini soccer atau fun football bisa dibilang sering, tapi ikut kompetisi seperti ini baru pertama kali," ujar Zico di Stadion ASIOP, Selasa (15/9/2026).
Adaptasi Cepat 6 Lawan 6 dan Rotasi ala Futsal
Zico baru bergabung dengan tim sekitar satu pekan sebelum turnamen dimulai. Pengalaman di sepak bola konvensional dan kebiasaannya bermain futsal membantu proses adaptasi. Eks penyerang Persija Jakarta ini mengakui karakter 6 lawan 6 menuntut rotasi posisi yang cepat. "Kayaknya semi-semi ya, semi futsal dan semi sepak bola. Cuma kemarin saya baru gabung seminggu latihan sebelum turnamen mulai," ungkapnya."Di sini benar-benar seperti futsal, kita harus terus bergerak dan berputar. Kalau di sepak bola 11 lawan 11 kan sudah ada posisi dan areanya masing-masing," tambah pencetak 10 gol pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2018 tersebut.
Alternatif Karier Pesepak Bola
Kehadiran Zico di AMNC 2026 membuka perspektif baru soal ekosistem olahraga nasional. Ketatnya persaingan di level profesional 11 lawan 11 membuat mini football hadir sebagai jalur alternatif yang kompetitif.AMNC 2026 sendiri diikuti 10 negara Asia yang terbagi dalam dua grup, dengan empat tim terbaik melaju ke babak semifinal untuk memperebutkan tiket ke panggung dunia.