Pelita Jaya Sempat Memimpin
Pelita Jaya yang unggul 1-0 dalam seri final mengawali pertandingan dengan cukup baik. Tim tuan rumah sempat memimpin empat poin melalui aksi Darious Moten dan Brandon Jawato.
Namun, Hornbills perlahan mengambil alih kendali permainan. Tim asal Bogor tersebut mampu mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul sebelum menutup kuarter pertama dengan skor 18-15. Keunggulan itu dipastikan lewat aksi Stephaun Branch yang mencuri bola dan menyelesaikannya dengan slam dunk.
Thibodeaux Jadi Pembeda di Kuarter Kedua
Memasuki kuarter kedua, Travin Thibodeaux menunjukkan kelasnya sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik musim reguler IBL 2026. Ia mencetak 14 poin beruntun dan membawa Hornbills memperlebar jarak hingga 19 angka.
Thibodeaux menghasilkan total 17 poin pada kuarter kedua. Penampilan gemilangnya membuat Hornbills menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 45-29.
Selain ketajaman lini serang Hornbills, banyaknya turnover atau kehilangan bola akibat kesalahan sendiri yang dilakukan Pelita Jaya juga menjadi faktor pembeda. Hingga turun minum, Pelita Jaya telah mencatatkan 17 turnover, sedangkan Hornbills hanya melakukan dua kali kesalahan.
Hornbills Jaga Keunggulan di Kuarter Ketiga
Kuarter ketiga berlangsung lebih ketat. Kedua tim sama-sama mengalami kesulitan mencetak poin akibat rendahnya akurasi tembakan pada empat menit awal pertandingan. Meski demikian, Hornbills tetap mampu menjaga keunggulan.
Situasi semakin menyulitkan Pelita Jaya ketika center andalan mereka, Jeff Withey, mengalami foul trouble atau masalah akumulasi pelanggaran saat timnya sedang berupaya memangkas ketertinggalan. Hornbills memanfaatkan momentum tersebut untuk mempertahankan jarak aman dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 62-47.
Pelita Jaya Kehilangan Momentum
Pada kuarter keempat, Pelita Jaya gagal menemukan cara untuk mengejar defisit poin. Kondisi semakin berat setelah Darious Moten dan Jeff Withey harus keluar lapangan karena foul out atau mencapai batas maksimal pelanggaran.
Hornbills justru semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Sebuah dunk dari Wesson membuat mereka mencatatkan margin keunggulan terbesar, yakni 20 poin, ketika laga menyisakan tiga menit 11 detik.
Dengan selisih yang sulit dikejar, Pelita Jaya memilih memainkan mayoritas pemain lokal pada menit-menit akhir. Hornbills pun menuntaskan pertandingan dengan kemenangan telak 83-63.
Thibodeaux menjadi pemain terbaik dalam laga ini dengan torehan 36 poin. Ia tampil efisien dengan akurasi tembakan 52 persen setelah memasukkan 11 dari 21 percobaan. Stephaun Branch turut memberikan kontribusi penting dengan menyumbang 20 poin.
Kemenangan tersebut membuat kedudukan Seri Final IBL 2026 menjadi imbang 1-1. Pertandingan ketiga akan digelar di GOR Laga Tangkas Pakansari, Bogor, pada Rabu, 24 Juni 2026.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda