Suasana pembukaan Kejurnas Catur ke-51 di Serang, Banten. (Foto: Istimewa)
Suasana pembukaan Kejurnas Catur ke-51 di Serang, Banten. (Foto: Istimewa)

Kejurnas Catur 2026 Bergulir di Banten, PB Percasi Bidik Prestasi Dunia

Kautsar Halim • 24 Oktober 2026 16:05
Ringkasnya gini..
  • Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 digelar di Serang, Banten, dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
  • PB Percasi membawa misi mempopulerkan catur sekaligus mendorong peningkatan prestasi pecatur Indonesia di level internasional.
  • Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap Kejurnas melahirkan generasi pecatur baru dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Serang: Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026 resmi digelar di Serang, Banten. Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) membawa misi besar dalam ajang ini, yakni mempopulerkan olahraga catur sekaligus mendorong prestasi pecatur Indonesia di level internasional.

Kejurnas Catur 2026 berlangsung di Convention Hall Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten. Kompetisi yang digelar pada 23-28 Oktober 2026 ini menarik sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan Kejurnas Catur ke-51 berlangsung di Pendopo Kantor Gubernur Banten pada Jumat, 23 Oktober 2026 malam. Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama Wakil Ketua Umum PB Percasi Ahmad Ramadhan.

Antusiasme peserta yang melampaui target awal menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan tahun ini. Kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang persaingan para pecatur, tetapi juga kesempatan memperkenalkan catur kepada masyarakat yang lebih luas.
 

PB Percasi Ingin Catur Makin Populer


Ahmad Ramadhan menjelaskan, pemilihan Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Catur 2026 merupakan bagian dari upaya PB Percasi untuk meningkatkan popularitas olahraga tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan nasional ini.

“Mengapa kami pilih Banten? Kami juga ingin mengenalkan catur, seperti yang saya sampaikan tadi saat sambutan, bahwa kita punya cabang olahraga catur yang berprestasi,” ujar Ahmad Ramadhan.

Menurut dia, perkembangan prestasi catur Indonesia di kancah internasional juga menjadi modal untuk memperluas perhatian masyarakat terhadap olahraga ini.

“Di level dunia, kita sudah meningkat. Baik putra yang meloncat sampai 40 peringkat, dan juga putri yang bisa mencapai peringkat 19,” katanya.

PB Percasi berharap penyelenggaraan Kejurnas dapat memperkuat minat masyarakat terhadap catur sekaligus membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat internasional.
 

Wagub Banten Ajak Masyarakat Saksikan Kejurnas


Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut positif kepercayaan PB Percasi yang menunjuk Banten sebagai tuan rumah Kejurnas Catur ke-51.

Ia menilai catur bukan sekadar permainan strategi, melainkan olahraga yang memiliki nilai dalam pembentukan karakter dan pengembangan sumber daya manusia.

“Catur itu tadi sudah saya sampaikan, filosofinya sangat dalam. Di catur itu kita bisa mencetak manusia-manusia unggul. Dengan Kejurnas otomatis memasyarakatkan catur,” ujar Achmad Dimyati.

Ia berharap kejuaraan nasional ini dapat mendorong lahirnya generasi pecatur berikutnya yang mampu mengukir prestasi bagi Indonesia.

Achmad Dimyati juga mengajak masyarakat, baik dari Banten maupun luar daerah, untuk datang dan menyaksikan pertandingan secara langsung.

Menurutnya, penyelenggaraan Kejurnas Catur tidak hanya memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

“Contohnya hotel penuh, pasti kuliner juga akan ramai, dan intinya adalah pengunjung banyak, banyak datang ke Banten. Kejurnas catur ini manfaatnya besar,” tuturnya.
 

Diikuti Peserta dari Berbagai Daerah


Jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya animo terhadap Kejurnas Catur 2026. Ajang yang semula ditargetkan diikuti ratusan pecatur tersebut akhirnya menarik sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi.

Pemerintah Provinsi Banten juga menyebut kejuaraan ini diikuti 963 peserta dari 32 provinsi di Indonesia.

Kehadiran para pecatur dan rombongan pendamping di Serang diharapkan turut memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Melalui Kejurnas Catur ke-51, PB Percasi tidak hanya menyediakan panggung kompetisi bagi para pecatur nasional. Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan olahraga catur dan memperkuat pembinaan atlet agar Indonesia semakin kompetitif di level dunia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan