Di final, Priska/Eala tak menemukan kesulitan berarti ketika menghadapi duet Ziva Falkner (Slovenia) dan Matilda Mutavdzic (Britania Raya). Priska/Eala menang 6-1 dan 6-2 atas Falkner/Mutavdzic.
Kesuksesan ini membawa Priska menyamai prestasi yang ditorehkan seniornya, Angelique Widjaja 18 tahun lalu. Kala itu, Angelique berpasangan dengan Gisela Dulko (Argentina) memenangkan gelar di ajang yang sama.
Priska pertama kali mengangkat raket tenis ketika berusia 4 tahun. Dara kelahiran 6 Januari 2002 tersebut mengenal tenis lewat orang tuanya.
Pada usia 7 tahun, Priska mulai mengikuti berbagai turnamen junior dan memasuki usia 11 tahun, Priska semakin serius menggeluti tenis. Hal itu membuat orang tua Priska, Albertus Nugroho dan Emiliana Nugroho, memutuskan untuk menyekolahkan Priska dengan metode homeschooling agar bisa fokus mengikuti turnamen.
Sebelum juara Australia Open Junior, Priska juga sempat mencatatkan prestasi mentereng di ajang Asian Games 2019. Ia sukses meraih perunggu kategori tunggal putri.
Dilansir laman resmi ITF, Priska yang masih 18 tahun total mengemas 13 gelar juara di berbagai ajang pada kategori tunggal dan ganda putri. Tapi, gelar Australia Open Junior 2020 merupakan gelar tertinggi dalam kariernya sejauh ini.
Video: Yamaha Tawarkan Rossi ke Tim Satelit
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News