Ketua KONI Pusat Marciano Norman (kemeja putih) saat meninjau pembangunan Lapangan Tenis di kantor Wali Kota Jayapura. Foto: medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Ketua KONI Pusat Marciano Norman (kemeja putih) saat meninjau pembangunan Lapangan Tenis di kantor Wali Kota Jayapura. Foto: medcom.id/Roylinus Ratumakin.

Pekan Olahraga Nasional XX

KONI dan Kemenpora Intens Pantau Papua Terkait PON XX

Olahraga olah raga pon 2020
Roylinus Ratumakin • 12 Februari 2020 21:45
Pemantauan akan dilakuan empat klaster, tempat dilangsungkannya PON XX Papua 2020.
 
Jayapura: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), secara intens akan memantau kemajuan pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2020. Pemantauan akan dilakuan empat klaster, tempat dilangsungkannya PON XX Papua 2020.
 
Ketua KONI Pusat Marciano Norman, mengatakan pihaknya telah mengunjungi sejumlah arena PON yang tengah dibangun, seperti arena baseball, softball, sepak bola dan tenis. Marciano yakin, arena yang telah dikunjunginya itu rampung periode Mei-Juli 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“(Pemantauan) Itu harus dilakukan, agar nantinya tidak ada masalah pada saat PON berlangsung,” kata Marciano, Rabu 12 Februari 2020.
 
Dikatakan, berbagai arena olah raga yang akan digunakan dalam PON dibangun dengan biaya mahal. Ia berharap, berbagai fasilitas olahraga yang baru itu akan melahirkan atlet berprestasi dari Papua.
 
“Lapangan tenis akan menjadi salah satu venue tenis terbaik (di Indonesia). Kami berharap akan lahir petenis handal dari Indonesia Timur. (Arena PON) Bisa menjadi sentra pembinaan olah raga (bagi atlet Papua),” ujarnya.
 
Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta, mengaku kagum melihat kemajuan pembangunan arena PON di Papua. Hingga tiga bulan sebelum tenggat waktu pembangunan arena PON, kemajuan pembangunan arena PON telah mencapai 70 persen.
 
“Dalam tiga bulan (seluruh pembangunan arena PON) akan selesai 100 persen. Itu sesuatu yang membanggakan. Sekarang kita tinggal berpikir bagaimana manfaat dan dampak (keberadaan arena olahraga baru itu) setelah PON selesai,” katanya.
 
Raden berharap penyelenggaraan PON XX Papua akan memunculkan gairah anak-anak Papua untuk menekuni olah raga.
 
“PON harus menimbulkan euforia di masyarakat, atlet, serta calon atlet untuk cinta terhadap olah raga. (Papua) Harus memunculkan atlet-atlet muda berprestasi,” ujarnya.
 
Isnanta meminta kepada pemerintah daerah dan Panitia Besar PON XX Papua segera memasang aksesoris PON di setiap arena yang sudah selesai dibangun. Pemasangan asesoris akan memunculkan suasana PON, yang bisa dirasakan masyarakat Papua.
 
“Pemasangan ornamen bisa dengan spanduk, baliho, lukisan atau apa saja. Karena memberikan informasi kepada masyarakat. (Pemasangan asesoris itu) Jangan menunggu ketika mau pembukaan, dari sekarang sudah harus dilakukan,” katanya.
 
Video: Desain Lintasan Sementara Formula E Monas

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif