Akan tetapi, negara pencetus budaya K-Pop tersebut hanya mampu kembali menjadi runner-up di tanah sendiri. Sebelumnya, pertama kali Korea Selatan menjadi tuan rumah Asian Games pada 1986, mereka juga menjadi juara kedua dan kalah dari Jepang.
Busan menjadi kota kedua Korea Selatan yang menjadi pusat pelaksanaan Asian Games setelah Ibu kota mereka, Seoul, pada 1986. Ajang tersebut resmi dibuka oleh Presiden Korea Selatan saat itu, Kim Dae-jung, pada 29 September hingga berakhir pada 14 Oktober 2002.
Selain Busan, terdapat empat kota sekitarnya yang juga turut menjadi pelaksana, yaitu Ulsan, Changwon, Masan, dan Yangsan. Stadion Utama Busan menjadi pusat venue perlombaan, seperti halnya Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta di Indonesia.
Peserta Asian Games 2002 adalah seluruh 44 negara yang merupakan anggota Olympic Council of Asia (OCA) atau badan olahraga se-Asia. Terdapat lebih dari 7.000 atlet yang mengikuti 38 cabang olahraga dan bersaing selama 16 hari.
Tiongkok untuk kedua kalinya menjadi pemenang di tanah Korea Selatan. Mereka meraih 150 medali emas, 84 perak, dan 74 perunggu dengan total poin 308. Jarak 48 poin membedakan Tiongkok dari tuan rumah Korea Selatan di urutan kedua.
Medali terbanyak diraih Tiongkok dari cabor angkat berat dengan total lima keping. Namun, pada cabor ini raihan mereka seimbang dengan Korea Selatan yang juga meraih lima keping.
Kemenangan tersebut menambah rekor kemenangan keenam Negeri Tirai Bambu di Asian Games saat itu. Hingga saat ini, Tiongkok menduduki rangking pertama Asian Games dengan total 1.436 medali emas.
Sementara itu, atlet renang Jepang, Kosuke Kitajima, terpilih menjadi Most Valuable Payer (MVP) Asian Games 2002. Atlet berusia 35 tahun itu menyumbang tiga medali emas dari tiga nomor cabor renang yang digelutinya.
Sementara itu, posisi Indonesia pada Asian Games 2002 memang tidak impresif. Para pejuang Garuda bahkan tidak mampu menembus urutan 10 besar. Indonesia finis di urutan ke-14 setelah meraih empat medali emas, tujuh perak dan 12 perunggu.
Taufik Hidayat dari cabor Bulu Tangkis nomor tunggal putra menyumbang salah satu medali emas. Lalu, cabor tenis nomor tim putri yang diwakili Angelique Widjaja, Liza Andriyani, Wukirasih Sawondari, dan Wynne Prakusya juga menyumbang satu emas.
Dua emas lainnya disumbangkan oleh Hasan Basri dari cabor karate dan Oka Sulaksana dari cabor berlayar.
Perolehan medali Indonesia di Asian Games 2002:
- Bulu Tangkis: 1 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu
- Tenis: 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu
- Karate: 1 Emas, 1 Perunggu
- Layar: 1 Emas
- Balap Sepeda: 2 Perak, 2 Perunggu
- Angkat Besi: 1 Perak, 2 Perunggu
- Voli Pantai: 1 Perak
- Body Building: 1 Perak
- Taekwondo: 2 Perunggu
- Dayung: 1 Perunggu
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News