Keputusan ini langsung memicu kekhawatiran, bukan hanya soal kondisi fisiknya, tetapi juga dampaknya terhadap persaingan perebutan posisi puncak dunia.
Menang Meyakinkan, Lalu Mundur
Alcaraz sebelumnya tampil solid saat menaklukkan petenis kualifikasi Otto Virtanen dengan skor 6-4, 6-2 pada Selasa (14/4). Namun di balik kemenangan tersebut, ia sempat meminta perawatan medis di akhir set pertama karena masalah pada lengannya.
Meski sempat melanjutkan pertandingan tanpa terlihat kesakitan, kondisi itu rupanya cukup serius hingga memaksanya mundur sebelum laga babak kedua melawan Tomas Machac.
Dampak Besar ke Ranking Dunia
Mundurnya Alcaraz bukan sekadar kehilangan satu turnamen. Ini bisa menjadi pukulan besar dalam perburuan posisi nomor satu dunia. Sebelumnya, petenis berusia 22 tahun itu baru saja tampil di final Monte Carlo Masters, tetapi harus mengakui keunggulan rival utamanya, Jannik Sinner.
Padahal, Barcelona Open menjadi peluang penting bagi Alcaraz untuk memangkas selisih poin. Saat ini, ia masih tertinggal 390 poin dari Sinner di peringkat ATP Live. Tanpa tambahan poin dari Barcelona, peluangnya untuk kembali ke puncak dunia pun ikut terancam.
Rekor Impresif, Kini Terganggu Cedera
Sebelum insiden ini, Alcaraz menjalani musim yang sangat solid dengan catatan 22 kemenangan dan hanya 3 kekalahan. Ia bahkan sudah mengoleksi dua gelar musim ini, termasuk pencapaian besar dengan menuntaskan Career Grand Slam di Australian Open, serta gelar ATP 500 di Doha.
Di Barcelona sendiri, Alcaraz punya kenangan manis. Ia pernah menjadi juara pada edisi 2022 dan 2023, serta mencapai final tahun lalu sebelum kalah dari Holger Rune.
Cedera Jadi Ancaman Serius?
Kini, perhatian beralih pada seberapa parah cedera pergelangan tangan yang dialami Alcaraz. Belum ada kepastian berapa lama ia harus absen, tetapi situasi ini jelas menjadi alarm di tengah padatnya kalender turnamen musim tanah liat.
Jika pemulihannya memakan waktu, bukan tidak mungkin ambisinya untuk kembali menguasai peringkat ATP akan semakin sulit terwujud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News