Maybank Marathon 2026 (dok. Maybank Indonesia)
Maybank Marathon 2026 (dok. Maybank Indonesia)

Maraton

Maybank Marathon 2026 Ajak Pelari Sebarkan Sustainability

Gregorius Gelino • 17 September 2026 06:53
Ringkasnya gini..
  • Maybank Marathon 2026 mengajak pelari mengambil peran dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas.
  • Maybank Marathon 2026 memperkenalkan Jejak Hijau Runner sebagai pacer kelompok akhir memberi contoh sekaligus menyuarakan berbagai aksi keberlanjutan.
  • Maybank Marathon 2026 juga mengajak pelari mengurangi emisi karbon lewat berbagai inisiatif yang inovatif.
Jakarta: Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa yang berlangsung pada 23 Agustus lalu di Bali tak hanya menjadi ajang bagi ribuan pelari untuk menuntaskan tantangan di lintasan. Melalui rangkaian inisiatif sustainability yang terintegrasi dalam penyelenggaraan lomba, Maybank Indonesia turut mengajak pelari mengambil peran dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas. 

Salah satunya melalui program Maybank Marathon Run for Charity (MMRFC) yang tahun ini kembali menjadi bagian dari Maybank Marathon 2026. Program tersebut melibatkan 35 pelari penggerak inspirasi bersama 6 mitra keberlanjutan dan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp933.711.005 atau naik 29 persen dari tahun sebelumnya. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk para penerima manfaat dari mitra keberlanjutan, sehingga setiap kilometer  yang ditempuh para pelari sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat. 

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, keterlibatan pelari menjadi bagian penting dari upaya Maybank Indonesia memperluas dampak Maybank Marathon di luar penyelenggaraan lomba. “Maybank Marathon kami bangun bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai platform yang mempertemukan semangat  berlari dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Maybank Marathon Run for Charity menunjukkan bagaimana partisipasi para pelari dapat menghasilkan dampak sosial yang nyata. Semangat kolaborasi inilah yang ingin terus kami perkuat sejalan dengan misi Bank, ‘Humanising Financial Services’,” ujar Steffano. 

Partisipasi pelari dalam menciptakan dampak positif tidak hanya diwujudkan melalui MMRFC. Pada aspek lingkungan, Maybank Marathon 2026 menghadirkan Jejak Hijau Runner, yakni para pelari yang bertindak sebagai pacer kelompok akhir pada kategori Marathon sub-6 jam 30 menit dan sub-7 jam. Selain membantu peserta menjaga ritme untuk menyelesaikan lomba sebelum batas waktu (cut-off time), Jejak Hijau Runner juga berperan sebagai champion yang memberi contoh sekaligus menyuarakan berbagai aksi keberlanjutan yang dapat dilakukan pelari selama mengikuti perlombaan. 

Peran tersebut diwujudkan secara langsung di lintasan. Jejak Hijau Runner turut mengambil sampah yang ditemui sepanjang rute marathon, sekaligus mendorong kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan setiap pelari. Inisiatif ini menjadi bagian dari gerakan Jejak Hijau Maybank Marathon, yang mendorong keterlibatan seluruh ekosistem lomba dalam mengurangi dampak lingkungan dari penyelenggaraan Maybank Marathon. Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah  bertahap Maybank Indonesia menuju aspirasi penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030.

Head of Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan, keterlibatan pelari menjadi bagian penting dalam membangun penyelenggaraan marathon yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Melalui Jejak Hijau Runner, kami ingin  menunjukkan bahwa setiap pelari dapat mengambil bagian dalam perjalanan sustainability Maybank Marathon. Kehadiran mereka di lintasan bukan hanya membantu pelari lain mencapai garis finis, tetapi juga membawa semangat untuk menjaga lingkungan di sepanjang perjalanan. Inilah semangat kolektif yang ingin terus kami bangun menuju  Maybank Marathon Netral Karbon 2030,” kata Maria. 

Upaya tersebut melanjutkan langkah Maybank Indonesia setelah pengukuran jejak karbon Maybank Marathon 2025 mencatat emisi sebesar 4.336 tCO₂e, yang sebagian besar berasal dari aktivitas pelari, terutama penggunaan transportasi dan akomodasi. Hasil pengukuran itu menjadi baseline dalam penyusunan Roadmap Jejak Hijau, sekaligus menjadi dasar bagi Maybank Indonesia untuk menjalankan berbagai langkah pengurangan emisi secara lebih terukur. 

Pada Maybank Marathon 2026, langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai  dari optimalisasi layanan shuttle dan penggunaan kendaraan listrik, hingga pengelolaan sumber daya dan limbah yang lebih bertanggung jawab. 

Dampak Jejak Hijau juga diperluas hingga ke masyarakat sekitar lokasi penyelenggaraan. Bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia, Maybank Indonesia melanjutkan program Desa Sanding Bebas Emisi yang mendorong pengembangan desa rendah emisi melalui pemetaan emisi dan pengelolaan sampah organik berbasis komunitas. Pada aspek sosial dan inklusivitas, Maybank Marathon 2026 turut memberikan dukungan terhadap Piduh Charity Cafe bersama Yayasan Widya Guna sebagai ruang pemberdayaan dan pelatihan keterampilan bagi anak-anak dan pemuda berkebutuhan khusus. 

Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan perkembangan pendekatan sustainability Maybank Marathon dari tahun ke tahun. Tidak hanya mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam operasional lomba, Maybank Indonesia juga memperluas keterlibatan pelari, mitra, komunitas, dan masyarakat agar dapat menjadi bagian dari perubahan. 

“Perjalanan menuju Maybank Marathon Netral Karbon 2030 tidak dapat kami lakukan sendiri. Kolaborasi dan partisipasi menjadi kunci agar setiap penyelenggaraan dapat menghasilkan kemajuan yang terukur sekaligus meninggalkan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Maria. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan