Indonesia mengirimkan 12 atlet tenis meja ke Aichi-Nagoya, terdiri dari enam putra dan enam putri. Mereka adalah Muhammad Bima Abdi Negara, Muhammad Naufal Junindra Irawan, Affan Mauladana Pratama, Gusti Syaiful Desrizal, Muhammad Kahfi Inzaghi, dan Braydon Juvensim Susilo di sektor putra.
Sementara sektor putri dihuni Citra Rasmi, Almaira Nebuchadnezzar, Komang Anik Sudarnita, Cindy Marcella Putri, Ni Ketut Devinta Maharani, dan Siti Aminah.
Tim Putra Tersingkir setelah Kalah dari Iran
Tim putra menjadi yang terbaru mengakhiri kiprahnya setelah kalah 1-3 dari Iran pada laga terakhir Grup F di Sky Hall Toyota, Senin, 21 September.
Indonesia sebelumnya kalah 0-3 dari India pada laga pembuka, kemudian bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Pakistan. Hasil melawan Iran membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup F dengan empat poin, di bawah Iran dan India yang melaju ke babak berikutnya.
Menghadapi Iran, Muhammad Negara tampil pada partai pertama melawan Noshad Alamiyan. Negara sempat merebut gim pembuka 11-9, tetapi Alamiyan membalikkan keadaan dan menang 3-2.
Pada partai kedua, Muhammad Junindra menghadapi Nima Alamian. Junindra sempat merebut gim ketiga 12-10, tetapi Nima kembali unggul pada gim keempat dengan skor 12-10 untuk mengamankan kemenangan 3-1.
Indonesia kemudian mendapat angin segar dari Affan Pratama. Ia mengalahkan Aryan Ghaffari 3-1 dengan skor 13-11, 11-9, 9-11, 11-2 sehingga Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Namun, Iran memastikan kemenangan pada partai keempat. Muhammad Negara kembali tampil menghadapi Nima Alamian dan kalah 0-3. Iran pun menang 3-1 sekaligus memastikan Indonesia tersingkir dari nomor beregu putra.
Tim Putri Juga Terhenti di Fase Grup
Tim putri lebih dulu mengakhiri perjalanan pada nomor beregu setelah kalah 0-3 dari Singapura pada laga terakhir Grup F, Senin, 21 September.
Indonesia mengawali fase grup dengan kekalahan 0-3 dari India. Namun, tim Merah Putih kemudian bangkit dengan kemenangan 3-0 atas Pakistan. Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan menempati posisi ketiga Grup F.
Saat menghadapi India, Indonesia menurunkan Ni Maharani pada partai pertama. Ia sempat merebut gim kedua dari Sreeja Akula, tetapi akhirnya kalah 1-3.
Almaira Nebuchadnezzar kemudian menghadapi Diya Chitale pada partai kedua dan kalah 0-3. Pada partai ketiga, Citra Rasmi juga belum mampu membendung Yashaswini Ghorpade sehingga Indonesia kalah 0-3.
Indonesia kemudian meraih kemenangan atas Pakistan. Almaira membuka keunggulan setelah mengalahkan Fatima Khan 3-0. Komang Sudarnita kemudian mengalahkan Kalsoom Khan 3-0, sebelum Ni Maharani memastikan kemenangan Indonesia dengan menundukkan Nosheen Aslam 3-0.
Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membawa Indonesia ke fase berikutnya.
Menghadapi Singapura pada laga terakhir, Almaira kalah 0-3 dari Zhao Tan. Cindy Putri kemudian menyerah 1-3 dari Lin Qian Ser, sebelum Ni Maharani kalah 0-3 dari Ming Loy.
Indonesia pun kalah 0-3 dan harus mengakhiri kiprah di nomor beregu putri. India dan Singapura menjadi dua tim Grup F yang melaju ke babak berikutnya.
Sektor Ganda Buka Harapan
Meski nomor beregu telah berakhir, Indonesia masih memiliki wakil pada nomor ganda.
Di ganda putri, Ni Maharani/Komang Sudarnita lebih dulu memastikan tiket ke babak 32 besar setelah mengalahkan pasangan Suriah, Rashel Abboud/Hend Zaza, dengan skor 3-0 (11-7, 11-3, 11-8) dalam tempo 20 menit pada babak 64 besar, Senin, 21 September.
Selanjutnya, Maharani/Sudarnita dijadwalkan menghadapi pasangan Hong Kong, Lee Hoi Man Karen/Su Tsz Tung.
Pasangan ganda putri lainnya, Cindy Putri/Citra Rasmi, juga berhasil melewati babak 64 besar.
Cindy/Citra harus bermain hingga lima gim sebelum mengalahkan wakil Maladewa, Aishath Nazim/Fathimath Ali, dengan skor 3-2 (14-12, 11-8, 9-11, 9-11, 11-9).
Kemenangan tersebut mengantarkan Cindy/Citra ke babak 32 besar. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Kazakhstan, Zauresh Akasheva/Sarvinoz Mirkadirova, pada Selasa, 22 September.
Sementara itu, Affan Pratama/Cindy Putri menjadi wakil Indonesia pada nomor ganda campuran. Mereka bertanding pada Round 1, Selasa, 22 September, menghadapi pasangan Iran Benyamin Faraji/Setayesh Iloukhani.
Affan/Cindy sempat tertinggal dua gim lebih dulu, tetapi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang 3-2. Hasil tersebut membawa pasangan Indonesia melaju ke babak berikutnya.
Nomor Tunggal Dimulai 23 September
Perjuangan tenis meja Indonesia kemudian berlanjut ke nomor tunggal.
Berdasarkan jadwal resmi Asian Games 2026, Round 1 nomor perorangan tunggal putra dan tunggal putri mulai dipertandingkan di Sky Hall Toyota pada Rabu 23 September sejak pukul 08.00 WIB.
Selain nomor perorangan tunggal putra dan putri, pada 23 September juga bakal bergulir babak lanjutan ganda campuran serta Round 1 ganda putra.