Jakarta: NSH Jakarta tampil gemilang pada laga terakhir seri keenam IBL 2020 di DBL Arena, Surabaya, Minggu 8 Maret. NSH mampu mengatasi perlawanan sengit Bank BPD Bima Perkasa dengan skor tipis 68-67.
Kemenangan NSH terbilang cukup dramatis malam ini. Pasalnya mereka sempat tertinggal 17 angka di babak pertama dari Bima Perkasa. Namun, usai jeda NSH mampu tampil trengginas dan mengejar ketinggalan tersebut.
"Pada jeda saya bilang para pemain, mungkin ini salah saya memberi arahan. Kemudian saya minta tim bangkit bersama di babak kedua. Saya gembira tim ini tetap solid dan tidak saling menyalahkan walau jauh ketinggalan," kata pelatih NSH, Antonius Ferry Rinaldo.
Inal, sapaannya, mengubah taktik di babak kedua. Memperketat pertahanan dan memberikan tugas membongkar pertahanan lawan kepada Michael Glover.
"Mike menjalankan tugas dengan baik. Saat lawan mengeroyoknya, shooter kami dalam posisi bebas," ujarnya.
"Kami percaya dan mengikuti instruksi pelatih. Pelatih minta kita mengawali permainan dengan defense bagus maka ofense akan mengalir dengan sendirinya," kata Andre Rorimpandey.
Pelatih Bima Perkasa, Raoul Miguel Hadinoto kecewa dengan para pemainnya yang mengubah ritme pada kuarter ketiga.
"Kami kurang konsisten, seharusnya anak anak tidak mengubah tempo bermain pada kuarter ketiga," keluh Ebos, panggilan karibnya.
"Kami terlena pada kuarter ketiga. Konsistensi masih jadi kelemahan yang harus diperbaiki," kata Nuke Tri Saputra.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan