Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat mendampingi para petinggi Mabes Polri dalam kunjungannya di Stadion Papua Bangkit. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat mendampingi para petinggi Mabes Polri dalam kunjungannya di Stadion Papua Bangkit. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Polri Mulai Mengukur Pengamanan PON XX

Olahraga tuan rumah pon 2020 pon 2020
Roylinus Ratumakin • 06 Februari 2020 18:55
Jayapura: Asisten Operasi (Asops) Polri, Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan jumlah personel yang akan dikirim ke Papua guna mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Itu terjadi karena masih ada venue yang belum selesai.
 
“Karena venuenya belum pada selesai, jadi kami mendata dulu. Kemudian nanti ada di mana tempat penampungan atlet, semua akan jadi bagian dari upaya kami menyiapkan rencana pengamanan,” kata Herry saat melakukan kunjungan bersama Kabaintelkam Komjen Pol. Agung Budi dan Kakorlantas Irjen Pol. Istiono di Stadion Papua Bangkit, Kamis (6/2/2020).
 
Herry melanjutkan, kedatangan pihaknya ke Papua bertujuan untuk melihat secara langsung serta mendata titik-titik penyelenggaraan. Selain itu, guna memantau tempat penginapan atlet.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami sudah melihat perkembangan pembangunan venue. Dengan begitu, kami akan menyiapkan rencana pengamanan dari Polri seperti apa,” ujarnya.
 
Para pejabat tinggi Polri tersebut meninjau pembangunan venue kriket di Doyo, Stadion Papua Bangkit dan venue Softball yang seluruhnya ada di Kabupaten Jayapura.
 
Di Kota Jayapura, mereka meninjau proses pembangunan venue atletik di kawasan Universitas Cenderawasih, Venue Tenis di Kompleks Perkantoran Walikota Jayapura, Venue Karate di Sekolah Penerbangan dan GOR Cenderawasih.
 
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, menegaskan, PON XX di Papua membutuhkan banyak tenaga pengamanan. “Sebanyak 400 personel dari Korps Brimob akan membantu pengamanan,” kata Waterpauw.
 
Menurut Kapolda Papua, meski jumlah personel Brimob yang akan diperbantukan ke Papua tersebut masih minim, akan tetapi Polda Papua berupaya memaksimalkan jumlah personel itu secara efektif.
 
“Kami menyiapkan perbantuan tenaga BKO dari teman-teman Brimob Nusantara. Kami sudah ajukan kebutuhannya tetapi yang dipenuhi dari Markas Besar (Polri) 400 personel. 400 (personel) sama dengan empat kompi Brimob yang akan membantu kami dalam pengamanan PON itu sendiri maupun Pilkada,” ujarnya.

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif