Rekor dan Statistik Menakjubkan
Seperti dilansir Antara dari ATP, kemenangan atas Djokovic itu turut melahirkan sejumlah rekor apik, termasuk menjadikan Alcaraz (22 tahun) sebagai petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam atau mengangkat trofi di keempat turnamen mayor pada era tenis modern (open).
Kemudian, Alcaraz telah menjuarai gelar tunggal Grand Slam sebanyak tujuh kali, menyamai catatan sesama mantan petenis nomor satu dunia John McEnroe dan Mats Wilander dalam daftar sepanjang masa. Selain itu, Alcaraz telah menggagalkan Djokovic meraih gelar Grand Slam yang terakhir kali diraih lewat ajang US Open 2023.
Reaksi Novak Djokovic setelah Dikalahkan Carlos Alcaraz. (Foto: IZHAR KHAN / AFP)

Jalannya Pertandingan Final
Pada laga tersebut, setelah set pembuka yang didominasi Djokovic dengan penampilan agresif, Alcaraz mencoba menguasai permainan dari baseline untuk mengendalikan pertandingan final Australian Open pertamanya.
Dia mematahkan servis lawannya dua kali dalam perjalanan menuju set kedua dan tampak kembali ke performa terbaiknya di set ketiga.
Djokovic berjuang keras di set keempat, menangkis enam break point untuk mempertahankan servisnya di gim kedua. Namun, petenis berusia 38 tahun yang tak terkalahkan dalam 10 final Australian Open itu tidak mampu membalas dan mempertahankan catatan sempurnanya.
Alcaraz mematahkan servis Djokovic secara telak di gim ke-12 set keempat untuk memastikan kemenangan dalam waktu tiga jam dua menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News