Widi Persembahkan Medali Perak Pertama bagi Kontingen Indonesia
Ni Nengah Widiasih. (Foto: M. Rizky Adhestian / Medcom.id)
Jakarta: Atlet disabilitas Indonesia cabang olahraga angkat berat putri, Ni Nengah Widiasih, mempersembahkan medali perak pertama bagi kontingan Indonesia di Asian Para Games 2018.

Menjadi lifter terakhir, Widi bersaing dengan dengan enam lifter putri lainnya di kelas 41 kg. Ia memegang entry beban terbesar yaitu 97 kg pada angkatan pertama.

Saingan terberat Widi adalah lifter asal Tiongkok, Cui Zhe. Ia memegang entry beban yang hampir sama dengan Widi, yaitu 96 kg.


Widi sukses melakukan angkatan pertamanya 97kg dan menduduki urutan pertama. Ia diikuti saingan terberatnya, Cui, yang juga berhasil mengangkat beban pertamanya 96 kg.

Pada angkatan kedua, Widi dan Cui mengalami nasib yang sama. Cui gagal mengangkat beban 100kg, diikuti Widi yang juga belum mampu mengangkat 101 kg.

Cui berhasil menggeser Widi pada angkatan ketiga. Ia berhasil mengangkat 100 kg, di saat Widi kembali gagal mengangkat 101 kg.

Pada angkatan terakhir, Cui mencoba memecahkan rekor dunia (104 kg) dengan mengangkat 104,5 kg. Namun, usaha tersebut tidak sukses.

Dengan ini, Widi mampu memberikan medali perak pertama bagi Indonesia di Asian Para Games 2018 dengan angkatan terbaik 97 kg. Sementara Cui memenangkan medali emas dengan angkatan terbaik 100 kg.

1. Cui Zhei - Tiongkok - 100 kg
2. Ni Nengah Widiasih - Indonesia - 97 kg
3. Baddour Noura - Suriah - 91 kg

Video: Atlet Panahan Asian Para Games Optimistis Raih Emas
 



Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id