(Dok. IBL)
(Dok. IBL)

IBL Lanjutkan Pembahasan Musim Kompetisi 2020

Olahraga Virus Korona Basket IBL
Rendy Renuki H • 10 April 2020 07:30
Jakarta: Indonesia Basketball League (IBL) dan para klub peserta berharap bisa melanjutkan kompetisi musim 2020 September mendatang bila pandemi COVID-19 telah berakhir.
 
"Salah satu rencana semula melanjutkan kompetisi pada akhir Juni tak mungkin diwujudkan bila melihat perkembangan hingga saat ini," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah usai telekonferensi dengan manajer klub IBL, Kamis 9 April.
 
Pertemuan itu merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada 18 Maret lalu. Diputuskan bahwa apabila situasi sudah memungkinkan, kompetisi akan dilanjutkan langsung ke babak playoff pada awal September.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini pun tetap dengan melihat perkembangan terutama di bulan Juni nanti. Karena kelanjutan musim memerlukan waktu kesiapan seperti persiapan latihan klub, mendatangkan dan pengurusan pemain asinh kembali dan berbagai faktor operasional lainnya. Jika situasi masih tidak memungkinkan sampai dengan waktu tersebut maka kompetisi kemungkinan IBL 2020 tidak dapat dilanjutkan," tuturnya.
 
Kelanjutan musim kompetisi IBL 2020 juga diharapkan tidak mengganggu persiapan menuju IBL 2021. Klub yang berlaga di babak playoff yang berformat round robin adalah peringkat lima sampai sembilan berdasarkan klasemen hingga seri keenam, sementara peringkat satu hingga empat menunggu di babak perempat final menghadapi empat peringkat terbaik babak playoff.
 
Di mana formatnya nantinya yakni peringkat satu akan melawan peringkat empat playoff, peringkat dua berhadapan dengan peringkat tiga playoff, peringkat tiga ditantang peringkat dua playoff, dan peringkat empat menghadapi peringkat satu playoff.
 
"Babak perempat final akan menggunakan sistem knock out begitu pula di babak semifinal. Babak final akan berlangsung dengan format best of three," jelas Junas.
 
Untuk pemain asing yang saat ini terdaftar berhalangan datang di bulan September, klub bersangkutan diperbolehkan mengganti pemain asing. Hal lain, menanggapi beberapa klub mengenai penyesuaian gaji para pemain paling cepat dengan kondisi dan situasi yang ada,
 
"Meskipun musim dihentikan di pertengahan bulan Maret namun gaji tetap dibayar penuh. Kami menyadari kondisi umum yang terjadi dan potensi dampaknya kepada klub-klub. Bila terdapat kondisi klub yang sangat mendesak dan harus menempuh pilihan penyesuaian gaji, kebijakan ini diserahkan kepada masing masing klub sebagai penanggung jawab pemberi dan penerima kerja," tuturnya.
 
IBL tetap memberikan imbauan dan melakukan pengawasan. "Jika dilakukan, penyesuaian ditentukan berdasar grade nilai pemain yang ada. Gaji pemain pemotongan juga tidak boleh kurang dari upah dan standar minimal klub berada," tegas Junas.
 
Klub juga harus melakukan transparasi. "Penyesuaian yang dilakukan wajib dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pemain dan disepakati bersama. Dan sekali lagi, hal ini jika memang terpaksa dilakukan, " ujar Junas.
 
Pihak klub menyambut positif rencana melanjutkan musim kompetisi 2020. "Kami setuju kompetisi dilanjutkan di bulan September dengan syarat konsep dan persiapan sudah matang," kata Direktur Operasional tim Amartha Hangtuah, Ferri Jufry.
 
"Bagaimana dengan pemain asing, serta kompetisi tetap dengan penonton diatur dengan jelas," tambah Ferri.
 
Ia pun sepakat terkait dengan gaji pemain adalah merupakan keputusan dari manajemen klub masing masing.
 
Manajer Pelita Jaya, Nugroho Budi juga mendukung kelanjutan kompetisi. "Bahkan kalau memungkinkan kami mengusulkan digelar turnamen bergengsi untuk klub-klub IBL," kata Budi.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif