Aksi pebasket CLS Knight, Masie Esho, mencetak angka ke jaring klub Thailand, Mono Vampire (Istimewa)
Aksi pebasket CLS Knight, Masie Esho, mencetak angka ke jaring klub Thailand, Mono Vampire (Istimewa)

Tumbangkan Klub Thailand, CLS Knight Akhiri Kekalahan Beruntun di ABL

Olahraga basket
Rendy Renuki H • 10 Januari 2019 11:10
Jakarta: CLS Knight mengakhiri tiga kekalahan beruntun di ajang Asian Basketball League (ABL) 2018--2019 setelah menumbangkan klub Thailand, Mono Vampire, Rabu 9 Januari. Bertandang ke markas lawan, Stadium 29, Nonthaburi, Thailand, CLS menang dengan skor 110-82.

Tim asuhan Brian Rowsom memulai dua kuarter awal secara meyakinkan dan berhasil unggul sementara 28-21, 52-42. Mesin pencetak angka CLS, Maxie Esho tampil cemerlang dan menghibur penonton tuan rumah dengan aksi dunk-nya.

Salah satu kunci kemenangan CLS Knight pada pertandingan tadi menurut pelatih Brian Rowsom terletak pada kuarter ketiga. Di mana tuan rumah hanya bisa mencetak 12 angka, sedangkan Brandon Jawato cs mampu melesatkan 24 angka tambahan dan menutup kuarter ketiga 76-54.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Bermain hanya dengan dua pemain asing juga merupakan salah satu kendala tuan rumah Mono Vampire meladeni CLS. Terlebih, para pemain CLS bisa memaksa pemain andalan tuan rumah, Malcolm White, sulit melakukan pergerakan. Ditambah lagi, White juga sudah banyak melakukan pelanggaran yang memaksa pelatih Mono Vampire, Douglas Clark Marty segera memarkirnya ke bangku cadangan di pertengahan kuarter ketiga.

Puncaknya, pada kuarter keempat, barisan pemain inti CLS Knights, kembali mampu menjaga dengan baik margin kemenangan yang telah mereka raih di tiga kuarter sebelumnya. Setelah unggul cukup jauh, Brian Rowsom pun memberikan kesempatan para pemain lokalnya tampil di sisa dua menit akhir sebelum CLS memastikan kemenangan.

"Kuncinya kami memainkan pertahanan yang baik, (mencetak total 55 rebound, sembilan steal, 34 assist) khususnya pada kuarter tiga. Itulah yang menjadi pembeda pada pertandingan ini," ujar Brian Rowsom lewat pernyataan yang diterima Medcom.id.

"Douglas Herring dan Darryl Watkins juga secara perlahan sudah mulai mempelajari sistem permainan kami. Khusus untuk Watkins, dia masih berusaha berada dalam kondisi terbaiknya. Game berikutnya kita harus bermain sama baiknya untuk menghadapi Macau Black Bears (di GOR Kertajaya, Surabaya, Minggu, 13 Januari)," sambungnya. 

Pada laga tersebsut, Maxie Esho hampir mencetak triple-double pertamanya musim ini bagi CLS. Sayang, pada pertandingan itu ia hanya kurang mencatatkan dua assist. Terlepas dari itu, penampilan gemilangnya di lapangan mengantarkannya mencetak double-double (39 poin, 11 rebound, dan delapan assist).

Hal serupa juga dilakukan Darryl Watkins yang berposisi sebagai pemain center. Ia mengemas 18 poin dan 16 rebound bagi CLS. Sementara Douglas Herring dan Brandon Jawato sama-sama membukukan 16 angka di pertandingan tersebut.

Sedangkan dari kubu tuan rumah, Malcolm White dan eks pemain CLS Knights Frederick Lish menjadi pencetak poin terbanyak untuk timnya. White membukukan 25 poin dan 14 rebound, serta Frederick Lish mampu mencetak 15 poin dan lima rebound.

 


(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi