Harry Warganegara. (MI/PANCA SYURKANI)
Harry Warganegara. (MI/PANCA SYURKANI)

SEA Games 2019: Kontingen Indonesia Memaklumi Ketidaksiapan Filipina

Olahraga SEA Games 2019 Filipina
Media Indonesia • 25 November 2019 21:58
Manila: Pelaksanaan SEA Games 2019 terkendala berbagai persiapan yang belum matang. Kendati demikian, Ketua Kontingen (CdM) Indonesia Harry Warganegara menegaskan hal itu tidak akan mempengaruhi konsentrasi atletnya.
 
Kendala yang dialami mulai dari tidak adanya pasokan air minum dan kartu identitas yang masih belum dimiliki para atlet polo air. Kemudian, hal serupa juga dialami wartawan Indonesia yang meliput di Filipina.
 
"Kalau menurut saya, tidak ada yg berpengaruh cukup pada konsentrasi kita. Kendala di awal itu biasa. Kita juga tahu rasanya sebagai tuan rumah," ujar Harry seperti dikutip dari Media Indonesia, Senin (25/11/2019).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harry melanjutkan, pihaknya tidak bisa berbuat lebih karena panitia lokal juga sudah berusaha sekuat mungkin untuk mengurangi kendala yang ada. Berbagai langkah inisiatif pun dilakukan kontingen Indonesia.
 
"Masalah air minum yang tidak ada, ya tinggal beli. Mereka masih menunggu air minum dari vendor, sedangkan vendornya belum datang," ucap Harry.
 
Soal kartu identitas, Harry melihat permasalahan itu terjadi karena Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 Filipina (Phisgoc) masih menunggu pengadaan melalui vendor. Bagi dia, yang terpenting tim polo air Indonesia bisa beraktivitas seperti biasa.
 
"Kalau buat saya ini wajar buat mereka (Filipina) di awal. Sebab, opening (upacara pembukaan) saja belum. Jadi, mereka juga ibaratnya belum start (mulai)," tutur Harry.
 
"Empar cabor dan kontingen Indonesia yang sudah di sini tak ada masalah. Kartu identitas memang belum ada di polo air, tapi mereka tetap bisa masuk kamar dan makan meski sudah tiga hari di sini," tambahnya.
 
Disampaikan Harry lebih lanjut, kontingen Indonesia di Filipina juga tidak perlu khawatir bakal terganggu konsentrasi bertanding. Sebab, Harry sudah menyiapkan tim Head Quarter (HQ) atau tim advance yang siap mengawal mereka.
 
"Kami ada tim advance di setiap bidang, semuanya ada mulai medis, sport secovery, konsumsi, hingga media semua ada di sana. Mudah-mudahan tidak ada masalah yang besar," ujarnya.
 
Tim advance kontingen Indonesia terbagi empat dan disesuaikan dengan jumlah venue yang tersebar di Filipina. Para anggotanya paham dengan cabor terkait dan sudah berada di Filipina sebelum kontingen paling pertama datang.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif