Estevão hanya tampil selama 16 menit dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu malam WIB di Stamford Bridge. Penyerang musa asal Brazil itu terpaksa ditarik keluar setelah mengalami cedera hamstring saat mencoba mengejar peluang satu lawan satu di depan gawang lawan. Posisinya kemudian digantikan oleh Alejandro Garnacho, mantan pemain United.
Pada pertandingan tersebut Chelsea harus menelan kekalahan setelah Matheus Cunha mencetak gol tunggal sebelum turun minum. Hasil tersebut membuat Manchester United mengamankan tiga poin penting dalam persaingan menuju zona kualifikasi Liga Champions.
Mengutip laporan ESPN, Rosenior menyebut cedera yang dialami Estevão memberikan dampak emosional besar bagi sang pemain muda asal brazil tersebut. "Dia menangis saat jeda pertandingan; itu benar-benar menghancurkan hatinya," ujar Rosenior.
Pelatih berusia 39 tahun itu menjelaskan bahwa cedera terjadi dalam momen krusial ketika Estevão berlari menuju gawang untuk menciptakan peluang emas.
"Sepertinya dia mengalami cedera hamstring dan itu terjadi saat dia berlari menuju gawang lawan untuk mendapatkan peluang satu lawan satu dan dia mengalami cedera hamstring pada saat itu. Saya harap Este bisa segera pulih," tambahnya.
Sampai saat ini belum ada informasi tambahan dari pihak media klub mengenai cidera yang dialami oleh Estevao.
Cedera yang dialami Estêvão menjadi kerugian signifikan bagi Chelsea, terutama di fase krusial akhir musim saat persaingan menuju zona Liga Champions semakin ketat. Absennya pemain muda asal Brasil tersebut mengurangi opsi di lini serang, terlebih ia dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu yang kerap menjadi pembeda dalam situasi terbuka.
Situasi ini menjadi tantangan tambahan bagi Rosenior dalam menjaga konsistensi performa tim. Setiap kehilangan poin di sisa laga berpotensi berdampak besar terhadap peluang finis di posisi empat besar, yang menjadi syarat utama untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Dengan margin persaingan yang tipis, cedera Estêvão bukan hanya kehilangan individu, tetapi juga bisa memengaruhi stabilitas dan daya saing Chelsea dalam perburuan tiket ke kompetisi elit Eropa tersebut.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News