Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. (Dok. Kemenpora)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. (Dok. Kemenpora)

Asian Games 2026

Erick Thohir Bakar Semangat Atlet Indonesia Jelang Asian Games 2026

Alfa Mandalika • 09 September 2026 18:16
Ringkasnya gini..
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir membakar semangat Tim Indonesia dalam pengukuhan kontingen Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di GBK, Jakarta, Rabu (9/9).
  • Erick menantang para atlet untuk tidak cepat puas dan meningkatkan target medali, termasuk mengubah peluang perunggu menjadi perak dan perak menjadi emas.
  • Ia juga menegaskan Indonesia harus mampu mengibarkan Merah Putih sebanyak-banyaknya demi mengejar ketertinggalan dari negara Asia Tenggara seperti Thailand. Tim Indonesia yang dikukuhkan terdiri dari 430 atlet, 145 ofisial, dan 78 tenaga pendukung yang akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menjadi pembina dalam upacara pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Jepang di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Rabu (9/9) siang.
 
Dalam amanatnya, Menpora membakar semangat para atlet dan ofisial kontingen Indonesia untuk memberikan yang terbaik pada ajang multi-event olahraga terbesar di Asia tersebut. Kata Menpora Erick, selama penyelenggaraan Asian Games, Indonesia sudah banyak mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai negara yang menjadi tuan rumah.
 
“Kita mendapatkan 98 emas, ini tentu berkat para pendahulu yang memperjuangkan untuk kejayaan Indonesia, dan tentu sebagian yang hadir di sini. Namun kita belum pantas berpuas diri,” ucap Menpora.
 
Menpora Erick menilai, torehan 98 emas itu masih kurang banyak jika dibandingkan negara tetangga seperti Thailand yang selama Asian Games mereka sudah mengumpulkan 144 emas. Padahal dalam berbagai segi meliputi penduduk, ekonomi, dan politik, Indonesia adalah yang terbesar di Asia Tenggara.
   

“Karena itu saya menantang semua yang hadir, termasuk diri saya, bisa tidak kita mempersiapkan dengan baik Asian Games ini. Bisa tidak kita mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya di Asian Games ini,” ujar Menpora.
 
Menpora Erick mengajak para atlet untuk membuktikan diri dengan meraih medali. Apalagi dalam perjalanan Asian Games 2026 yang tinggal menghitung hari, telah banyak perjuangan dilakukan para atlet yang mesti mesti mengorbankan kehidupannya, meninggalkan keluarga, mengalami cedera, serta penuh tangis saat menjalani latihan.
 
“Yang belum merasa berpotensi medali, tantang diri Anda, Anda bisa (meraih medali). Yang berpotensi perunggu, tantang diri Anda untuk dapat perak. Yang potensi perak, tantang diri Anda, dapatkan emas. Yang potensi emas, jangan jemawa, persaingan sangat ketat,” pesan Menpora.
 
Menurut Menpora Erick, banyak negara sekarang ini sudah mulai berinvestasi di bidang olahraga, khususnya olahraga prestasi. Karena itu Kemenpora terus melakukan introspeksi diri, mengubah pola pikir bersama sesuai arahan Presiden bahwa olahraga adalah duta bangsa dan juga mencerminkan kedigdayaan bangsa kita.
 
“Karena itu Asian Games ini sebagai pantauan terdekat kami untuk menuju Olimpiade 2028 yang tidak lama lagi, tinggal dua tahun,” sebut Menpora.
 
Dalam hal ini Kemenpora juga mempersiapkan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) berkesinambungan, mulai dari jangka pendek, menengah, panjang, yang dilakukan secara transparan dan memiliki indeks prestasi. Pelatnas berkesinambungan ini merupakan terobosan dalam mendorong kebangkitan olahraga sebagaimana keinginan Presiden.
 
Lebih lanjut Menpora Erick mengajak semua pihak yang terlibat dalam Asian Games 2026 ini untuk menyatukan komitmen memberikan yang terbaik, sebelum nantinya diterima dan dilepas oleh Pesiden di Istana Negara.
 
“Kita bulatkan tekad, kita adalah negara yang terbaik di Asia Tenggara. Kita patut merebut emas sebanyak-banyaknya dan kita bisa, kita bisa. Salam olahraga!” tegas Menpora.
 
Pengukuhan Tim Indonesia yang terdiri 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga, serta 78 tenaga pendukung ini sendiri dilakukan oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Dilanjutkan penyerahan bendera Merah Putih secara estafet dari Menpora kepada Chef de Mission Asian Games 2026 Todotua Pasaribu, pembacaan janji atlet, serta prosesi penciuman Merah Putih oleh perwakilan atlet.
 
Hadir dalam pengukuhan ini Wamenpora Taufik Hidayat, para ketum induk organisasi olahraga, para atlet, para pelatih, tenaga pendukung, dan ofisial kontingen Indonesia lainnya.

(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan