Bertanding di Toyohashi Gymnasium, Kota Toyohashi, Prefektur Aichi, Jepang, Coki tampil di nomor kumite putri kelas 55 kilogram. Kemenangan tersebut memastikan tambahan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih.
Cok Istri Agung Sanistyarani, yang akrab disapa Coki, merupakan karateka asal Klungkung, Bali. Lahir pada 31 Desember 1994, ia memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
Coki dikenal sebagai atlet spesialis kumite, yaitu nomor pertandingan karate yang mempertemukan dua atlet untuk meraih poin melalui serangan yang sah. Ia pernah berkompetisi di kelas 55 kilogram dan 61 kilogram.
Raih Emas SEA Games 2017
Nama Coki mulai mendapat perhatian setelah menyumbangkan medali emas untuk Indonesia pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Ketika itu, ia tampil di nomor kumite putri kelas 61 kilogram.
SEA Games merupakan singkatan dari Southeast Asian Games atau Pesta Olahraga Asia Tenggara. Ajang multievent olahraga tersebut mempertemukan atlet-atlet dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Prestasi di Kuala Lumpur menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan karier Coki. Ia kemudian terus berkompetisi di berbagai kejuaraan untuk membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
Pertahankan Dominasi di PON
Di tingkat nasional, Coki juga memiliki catatan prestasi bersama kontingen Bali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia berhasil meraih medali emas pada PON XX Papua 2021. Coki kemudian kembali mempertahankan prestasinya dengan menyumbangkan medali emas pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
PON merupakan kompetisi olahraga nasional yang mempertemukan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. Keberhasilan Coki dalam dua edisi tersebut menambah daftar pencapaiannya di tingkat domestik.
Berkiprah di Kejuaraan Asia
Coki juga pernah tampil di Asian Games Hangzhou 2022 yang diselenggarakan pada 2023. Dalam kompetisi tersebut, ia menempati posisi kelima pada nomor kumite putri kelas 55 kilogram.
Pada Juni 2026, Coki mengikuti Kejuaraan Senior Asia ke-22 yang berlangsung di Bali. Ia mengakhiri kompetisi tersebut dengan menempati posisi keenam.
Pengalaman di berbagai kejuaraan menjadi bagian dari perjalanan panjang Coki sebagai karateka Indonesia. Kini, ia kembali mencatatkan prestasi di panggung Asia setelah meraih medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Kemenangan atas Hafezan Marissa dengan skor 7-3 memastikan Coki menambah koleksi prestasinya sekaligus menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.
(Muhammad Zaidan Rizky)