Boris Becker-Foto: AFP/TOLGA AKMEN
Boris Becker-Foto: AFP/TOLGA AKMEN

Becker Enggan Serahkan Trofi Grand Slam untuk Lunasi Utang

Olahraga tenis olah raga
rizkiyanuardi • 22 Oktober 2020 21:52
Jakarta: Legenda tenis Jerman Boris Becker hari ini mengaku tidak bersalah atas dakwaan tidak mau menyerahkan trofi Grand Slam untuk melunasi utang-utangnya, demikian Press Association seperti dikutip Reuters, Kamis 22 Oktober.
 
Mantan petenis yang dinyatakan bangkrut Juni 2017 itu juga dituding tidak memenuhi kewajiban mengungkapkan informasi.
 
Becker (52) menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan yang diajukan Insolvency Service, ketika dia tampil selama 45 menit di Pengadilan Southwark di London.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juara termuda Grand Slam Wimbledon itu didakwa 28 dakwaan, termasuk tidak menyerahkan trofi Wimbledon 1985 ketika dia menjadi juara putra termuda All England Club itu dalam usia 17 tahun.
 
Peraih enam gelar Grand Slam itu juga didakwa menyembunyikan trofi Wimbledon 1989 dan trofi Australia Terbuka 1991 dan 1996 miliknya.
 
Dia sudah diberitahu bahwa persidangannya akan digelar pada September 2021.
 
Sebelumnya Kamis, Becker mengatakan dalam sebuah posting Instagram, 'Yang mendefinisikan kita itu adalah seberapa baik kita bangkit setelah jatuh."
 
Mantan petenis nomor satu dunia itu menjuarai Wimbledon tiga kali dan mengakhiri karirnya dengan 49 gelar tunggal putra.
 
Dia adalah petenis Jerman pertama yang merebut gelar tunggal putra Wimbledon dan petenis non-unggulan pertama yang menjuarai turnamen Grand Slam lapangan rumput.(ANT)
 
Video:Tidak Ada Ceremony, Pembukaan Piala Dunia U-20 Hanya akan Diisi Pidato

 
(RIZ)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif