Dua sesi Free Practice (FP) pada Jumat menjadi kesempatan bagi Sean Gelael dan Augusto Farfus untuk mengumpulkan data serta mencari setelan terbaik bagi mobil Team WRT #32. Sementara itu, Leung masih berada di Portimao, Portugal, untuk menuntaskan rangkaian sesi latihan bebas dan kualifikasi GT World Challenge Europe (GTWCE).
Meski harus menjalani agenda berbeda, ketiganya memiliki tujuan yang sama: membawa Team WRT #32 meraih hasil terbaik dalam balapan ketahanan 6 Hours of Barcelona.
Augusto Farfus Bawa Team WRT #32 ke P7 FP1
Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Augusto Farfus menjadi pebalap yang turun ke lintasan untuk Team WRT #32. Pebalap asal Brasil itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 42,273 detik, yang menempatkan mobil bernomor 32 tersebut di posisi ketujuh.Hasil ini menjadi modal awal bagi Team WRT untuk mengevaluasi performa mobil sekaligus mempersiapkan diri menghadapi sesi-sesi berikutnya.
Pada Free Practice 2 (FP2), giliran Sean Gelael yang mengambil alih kemudi. Dengan fokus utama tim pada simulasi balapan atau race run, Sean membukukan waktu terbaik 1 menit 43,193 detik.
Catatan tersebut menempatkan Team WRT #32 di posisi ke-12 pada FP2. Namun, sesi ini lebih berorientasi pada persiapan menghadapi kondisi balapan, sehingga pengumpulan data dan konsistensi menjadi bagian penting dari evaluasi tim.
Dengan dua sesi latihan bebas yang telah dilalui, Sean dan Farfus dapat memberikan masukan penting untuk menyempurnakan persiapan Team WRT #32 sebelum memasuki rangkaian sesi penentuan.
Darren Leung Berjuang di Dua Sirkuit
Berbeda dengan Sean Gelael dan Augusto Farfus yang fokus di Barcelona, Darren Leung harus menjalani agenda yang jauh lebih padat.Sepanjang Jumat, pebalap Bronze tersebut berada di Portimao untuk mengikuti sesi latihan bebas dan kualifikasi GT World Challenge Europe. Ia baru dijadwalkan bergabung dengan Sean dan Farfus di Barcelona pada Sabtu, tepatnya untuk Free Practice 3 (FP3) dan sesi kualifikasi.
Kehadiran Leung menjadi faktor krusial dalam perjuangan Team WRT #32 di sesi kualifikasi 6 Hours of Barcelona. Berdasarkan pembagian kategori pebalap yang berlaku untuk sesi ini, hanya pebalap Bronze yang diperbolehkan mengikuti kualifikasi. Sean Gelael yang berstatus Silver dan Augusto Farfus yang berstatus Platinum tidak dapat mengambil bagian.
Artinya, tugas pertama untuk membawa Team WRT #32 meraih posisi start kompetitif berada di tangan Leung.
Jika mampu tampil konsisten dan kembali menembus 10 besar kualifikasi, Leung berpeluang mengantarkan Team WRT #32 ke Hyperpole. Setelah itu, Sean Gelael akan menjalankan tugas berikutnya sesuai dengan format sesi tersebut.
Darren Leung Bolak-balik Barcelona–Portimao
Jadwal Leung pada Sabtu dipastikan sangat menguras tenaga. Setelah menyelesaikan kualifikasi WEC di Barcelona, ia harus segera terbang kembali ke Portimao untuk mengikuti balapan GT World Challenge Europe. Usai balapan di Portugal, Leung kembali terbang menuju Barcelona."Saya akan bolak-balik hari Sabtu. Setelah Qualifying di WEC Barcelona saya langsung terbang ke Portimao lagi untuk ikut race GTWCE tak lama setelah tiba di sana. Setelah race di Portimao, saya terbang lagi ke Barcelona," ujar Leung.
Rangkaian perjalanan tersebut menuntut Leung mengatur waktu dan kondisi fisiknya dengan cermat. Pasalnya, perannya di Barcelona sangat penting bagi peluang Team WRT #32 dalam meraih posisi start terbaik untuk 6 Hours of Barcelona.
Di sisi lain, Sean Gelael dan Augusto Farfus perlu memaksimalkan persiapan teknis yang telah dilakukan selama dua sesi latihan bebas pada Jumat. Data yang terkumpul akan menjadi bekal untuk menghadapi sesi latihan terakhir dan kualifikasi pada Sabtu.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta peran berbeda dari ketiga pebalapnya, Team WRT #32 kini mengarahkan perhatian pada satu sasaran: tampil kompetitif dan memburu hasil terbaik dalam 6 Hours of Barcelona.