Tak hanya memperebutkan gelar juara dan hadiah, musim kedua KPL juga membuka jalur menuju panggung internasional. Tim yang menjadi juara berkesempatan mewakili Indonesia pada SWS E-Sprint International Final 2027 di Finlandia, dengan fasilitas perjalanan dan akomodasi sebagai bagian dari hadiah.
KPL Season 2 mempertandingkan enam putaran. Berdasarkan kalender Kart.inc, rangkaian musim ini berlangsung dari September hingga Desember 2026.
CEO Kart.inc Michael Jorgy mengatakan KPL tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan kompetisi e-karting di level nasional, tetapi juga membangun jalur bagi pembalap Indonesia menuju ajang internasional.
“Kami sangat bangga meluncurkan KPL Season 2 dan menyambut hangat kehadiran DART Elite Karting, AAA Clan, serta Saker Racing Team dalam ekosistem liga kami. Visi besar KPL bukan sekadar menggelar balapan lokal, melainkan membangun jalur prestasi yang nyata menuju panggung dunia,” ujar Michael.
Menurut Michael, kesempatan tampil di Finlandia menjadi bagian dari upaya mendorong talenta e-karting Indonesia agar semakin kompetitif di level internasional.
“Dengan memberangkatkan juara musim ini ke Finlandia, kami ingin membuktikan bahwa talenta e-karting Indonesia siap dan mampu bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dari berbagai belahan negara,” tuturnya.
Tiga Tim Baru Ramaikan KPL Season 2
Persaingan musim kedua semakin ramai dengan bergabungnya tiga tim baru, yakni DART Elite Karting, AAA Clan, dan Saker Racing Team.
Kehadiran ketiga tim tersebut menambah warna persaingan perebutan poin tim sepanjang musim. KPL sebelumnya diikuti tujuh tim pada musim perdana, yang kemudian menghasilkan juara Team Championship Speed Adrenaline.
Selain perebutan gelar, musim kedua juga membawa perubahan pada format balapan. Dari enam putaran yang dipertandingkan, dua di antaranya menggunakan format Endurance Race.
Format tersebut tidak hanya menguji kecepatan pembalap, tetapi juga ketahanan fisik serta strategi tim dalam melakukan pergantian pembalap.
KPL juga memperkuat pembinaan pembalap muda melalui penambahan kuota kategori Junior. Setiap tim kini dapat menurunkan dua racer utama dan satu racer cadangan.
IMI Apresiasi Format Endurance dan Kelas Junior
Ketua Komisi Karting Ikatan Motor Indonesia (IMI) Eris Mahpud mengapresiasi perubahan format yang diterapkan pada KPL Season 2.
Menurut Eris, Endurance Race dapat memberikan pengalaman tambahan bagi pembalap dalam mengelola kondisi fisik dan strategi tim. Sementara penambahan kuota Junior dinilai membuka ruang lebih besar untuk proses pembinaan sejak usia dini.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi format balap yang dihadirkan oleh KPL Season 2, khususnya penerapan Endurance Race dan penambahan kuota partisipasi di kelas Junior. Ini adalah langkah fundamental yang sangat positif untuk pembibitan atlet sejak usia dini sekaligus mematangkan mental dan fisik mereka,” kata Eris.
Dari PIK 2 Menuju Panggung Dunia
KPL Season 2 melanjutkan upaya Kart.inc membangun jalur kompetisi e-karting yang lebih terstruktur di Indonesia.
Pada musim perdana, KPL mengirim Daffa Ardiansa dan Gerrard Carlton sebagai wakil Indonesia ke SWS International E-Finals 2026 di Sicily, Italia. Keduanya terpilih setelah menjadi juara di kategori masing-masing pada KPL Season 1.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan KPL menuju musim kedua. Kini, para peserta memiliki target baru berupa kesempatan tampil di SWS E-Sprint International Final 2027 di Finlandia.
Dengan enam putaran hingga Desember, konsistensi menjadi salah satu kunci penting bagi tim yang memburu gelar KPL Season 2 sekaligus peluang membawa nama Indonesia ke pentas internasional.